PTUN Batalkan Hasil Pilkades Sukorejo

Kuasa Hukum warga Desa Sukoerjo Kecamatan Gondanglegi usai lapor pidana Pilkades, di Mapolres Malang siang kemarin.

KEPANJEN – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, Jumat (8/8) lalu, memutusukan Pilkades Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi harus diulang. Pilkades Sukorejo yang digelar 25 November 2013 lalu, dianggap ada kecurangan dan harus digelar pemilihan ulang.
Hasil itu mengharuskan Pemkab Malang menganulir kemenangan Wahyu Budi Ardianto ST sebagai kades terpilih. Dalam amar putusan kedua, Pemkab Malang harus mencabut surat pengangkatan Wahyu Budi Ardianto bernomor 180/1353/KEP/421.013/2013 sebagai Kades Sukorejo.
“Gugatan masyarakat Desa Sukorejo dikabulkan oleh majelis hakim. Kami sudah menerima lampiran putusan dari PTUN Surabaya nomor 12/G/2014/PTUN.SBY,” ujar Kuasa Hukum masyarakat Desa Sukorejo Henru Purnomo kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, perlawanan hukum akibat kecurangan Pilkades Surejo, tidak behenti sampai di situ saja. Kemarin, dia bersama perwakilan warga lainnya kembali membuat laporan ke Polres Malang terkait dugaan pidana lainnya dalam Pilkades Sukrejo. Yakni melaporkan dugaan adanya anak-anak yang diperbolehkan mencoblos.
“Saat persidangan di PTUN Surabaya, terungkap fakta ada empat orang anak kecil yang ikut mencoblos. Seorang anak kecil itu, malah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT),” terangnya.
Untuk itu, pihaknya membuat laporan supaya kepolisian memproses dugaan pelanggaran tersebut. Mereka diterima langsung oleh Kanit Idik IV Satreskrim Polres Malang Iptu Sutiyo SH Mhum. Ditemui di tempat yang sama, Sutiyo berjanji akan memproses laporan tersebut.  Pelapor diminta harus lebih bersabar untuk untuk mengikuti serangkaian proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya.
“Kami akan mengkaji laporan dan berkas yang disampaikan oleh pelapor. Apakah layak atau tidak untuk dinaikan ke tahapan selanjutnya, tergantung hasil kajian itu,” terangnya.
Pihaknya meminta pelapor untuk datang kembali pada hari Kamis (14/8) besok  untuk mengetahui perkembangan kasus ini.
“Nantinya, pelapor akan ditemui langsung oleh Kasat Reskrim AKP Wahyu Hidayat. Karena nantinya keputusan apakah kasus ini layak atau tidak naik ke proses selanjutnya, Kasat yang menyampaikan,” terangnya.
Sebagai informasi,Pilkades Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi itu diikuti empat calon. Yaitu Didit Purwanto nomor urut 1 yang mendapat 108 suara nomor urut 2 mendapat 870 suara. Widiasto, 869 suara serta nomor urut 4 Siti Khoiryah mendapat 691 suara.(big/aim)