Ngebut, Tabrak Bengkel dan Rombong

Berhenti Setelah Tabrak Pohon Mangga dan Terguling
MALANG –Mobil kursus mengemudi Private, mengalami kecelakaan kemarin pagi. Mobil jenis Avanza N 1901 BE menabrak bengkel dynamo serta rombong pangsit di Jalan Raya Sengguruh, Kecamatan Kepanjen. Pengemudi mobil, Muhammad Zainudin, 22 tahun, tidak bisa menguasai kemudi saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi mobil M Zainudin, warga Jalan Mayjend Sungkono IIB, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang selamat. Begitu juga dengan penumpangnya (murid yang diajari mengemudi) Albert Hatigor Silitonga, 24 tahun, warga Dusun Kertorejo, Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan. Keduanya hanya mengalami luka lecet saja.
Hanya kerugian materi akibat kejadian itu lumayan cukup besar. Ngatpuji, 34 tahun, pemilik bengkel dynamo mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta. Itu akibat kerusakan dinding bengkel serta beberapa dynamo yang rusak.
“Kalau ditotal kerugian yang saya alami sekitar Rp 7 juta. Kalau rombong pangsit milik Jemani, sekitar Rp 1,5 juta. Belum lagi ditambah dengan kerusakan toko milik Sirotul, yang juga terkena imbas dari kecelakaan itu meski hanya bagian atapnya yang ambruk,” ungkap Ngatpuji.
Informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00. Kecelakaan bermula dari M Zainudin sedang memberi pelajaran mengemudi kepada Albert Hatigor Silitonga. Semula mobil dikemudikan oleh Albert, sedangkan M Zainudin duduk di sampingnya sebelah kiri. Mobil melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang.
Jarak beberapa meter sebelum kejadian, mobil yang dikendarai keduanya disalip mobil Panther tak dikenal dari sebelah kiri. Mungkin karena kaget serta terpancing emosi, Zainudin lalu meminta Albert menepikan mobil. Selanjutnya Zainudin mengambil alih kemudi.
Tujuannya ia mau mengejar mobil Panther yang menyalip tersebut. Zainudin menekan pedal gas kuat dan membuat mobil melaju kencang. Namun apes, bukannya berhasil mengejar mobil Panther itu, namun ketika melintasi sebuah jembatan kecil yang terdapat gundukan, mobil justru oleng.
Karena tidak bisa menguasai setir, apalagi mobil melaju kencang akhirnya mobil menabrak bengkel dynamo milik Ngatpuji yang masih tutup. Selanjutnya menabrak rombong pangsit milik Jemani, yang ada di sebelah bengkel hingga hancur. Mobil baru berhenti setelah jarak sepuluh meter kemudian, menabrak pohon mangga depan toko Sirotul lalu terguling.
Warga sekitar yang mendengar dan mengetahui kejadian itu langsung  menolong sopir dan penumpang keluar dari dalam mobil. Sebagian warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas Laka Lantas Polres Malang.
“Laporannya sudah kami terima dan kendaraan mobil Avanza sudah kami amankan. Kamis masih akan meminta keterangan saksi-saksi untuk masalah kecelakaan ini,” ujar Kanitlakalantas Polres Malang, Iptu M Lutfi.(agp/aim)