Pelaku Curanmor Ngaku Penadah

MALANG – Gatot Supriono, warga Desa Bambang, Kecamatan Wajak, harus berurusan dengan polisi. Pria berusia 38 tahun ini, diamankan petugas Rabu (13/8) lalu, karena dicurigai sebagai pelaku curanmor. Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan dua sepeda motor Suzuki Satria FU N 2599 EH serta Yamaha Vixion S 2279 DE.
“Barang bukti ini kami amankan bersama dengan menangkap tersangka Gatot di Jalan Raya Pal Tirtoyudo. Selain tersangka Gatot, sebetulnya ada dua orang lagi, tetapi statusnya masih sebatas saksi dan kami wajib lapor,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Sayangnya, meski sudah kedapatan membawa barang bukti motor curian, namun tersangka Gatot ini tidak dijerat dengan pasal pencurian. Selain Gatot tidak mengakui, juga dasar untuk menjeratnya dengan pasal pencurian (363 KUHP) tidak ada.
“Dia (tersangka Gatot, red) kami jerat dengan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kedapatan membawa senjata tajam. Karena saat kami tangkap, dia membawa senjata tajam jenis golok. Ancaman hukumannya adalah 12 tahun kurungan penjara,” terang Wahyu.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini menambahkan, dua sepeda motor yang menjadi barang bukti tersebut jelas hasil dari kejahatan. Motor Suzuki Satria FU, diketahui milik warga Kota Malang yang dilaporkan hilang pada Rabu (13/8) lalu. Sedangkan sepeda motor Yamaha Vixion, masih belum diketahui pemiliknya. Namun diduga motor itu hilang dicuri di wilayah Kecamatan Pagak.
Dalam pengakuannya, Gatot mengaku mendapat motor itu dari Buari, warga Sumbermanjing Wetan. Ia membeli dua motor tersebut seharga Rp 7 juta. Rencananya, kedua motor itu akan dijual lagi ke seseorang di Lumajang seharga Rp 7,5 juta.
Selain dua motor itu, sebelumnya tersangka juga mengaku membeli motor Yamaha Jupiter dari Buari seharga Rp 3 juta, yang kemudian dijual lagi seharga Rp 3,5 juta. “Saya ini bukan pelaku curanmor. Tetapi hanya membeli motor itu kepada Buari untuk dijual lagi. Namun kalau Buari mendapat dari mana, saya tidak tahu karena juga baru kenal,” tutur tersangka Gatot Supriono.(agp/aim)