Giliran Lahap Gudang Barang Bekas di Sukun

MALANG - Kebakaran menghantui Kota Malang. Kemarin siang sebuah gudang barang bekas di Jalan Tebo Selatan, Mulyorejo, Sukun dilahap si jago merah. Sejak awal Agustus hingga kemarin tercatat sudah 12 kali kebakaran di kota pendidikan ini.
Api melahap gudang barang bekas milik Ahmad Mudoli sekitar jam 12.30 WIB. Awalnya terdengar suara seperti ledakan dari gudang barang bekas tersebut. Warga yang melintas sekitar gudang melihat kepulan asap dan api yang mulai membakar. Mengetahui kebakaran, warga pun mencari pertolongan. Tak lama kemudian, lima menit mobil PMK Kota Malang tiba di lokasi kebakaran.
Dalam waktu 30 menit,  petugas berhasil memadamkan api yang yang membakar gudang seluas 5 x 10 meter itu.
Ahmad Mudoli mengatakan, saat kebaran terjadi empat pekerjanya sedang beristirahat di gudang depan. Letaknya sekitar 10 meter dari gudang yang dilahap api. “Gudang yang terbakar digunakan untuk tempat kertas dan kaleng bekas,” katanya.
Ia belum memastikan jumlah kerugian yang dialaminya. Sebab untuk memastikan jumlah kerugian yang dialami, pihaknya harus menghitung terlebih dahulu. Dia juga belum mengetahui penyebab kebakaran di gudang miliknya.
Kasubag TU PMK Kota Malang, Suhatim  juga belum memastikan asal api yang menyebabkan gudang barang bekas tersebut terbakar. Namun demikian kata Suhatim, dalam gudang itu terdapat barang yang mudah terbakar seperti kertas. Selain itu cuaca panas dan angin juga mempercepat terjadinya proses kebakaran.
Berdasarkan catatan PMK Kota Malang, sejak awal Agustus sampai kemarin terdapat 12 kejadian kebakaran. Penyebab kebakarannya pun beragam. Mulai dari LPG meledak hingga terjadinya hubungan listrik arus pendek.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan disaat musim kemarau. Terutama warga di kawasan pemukiman padat penduduk. Sebab jika terjadi kebakaran di musim kemarau biasanya cepat menjalar ke tempat lain dalam kawasan. Sudah begitu, petugas PMK pun membutuhkan waktu untuk melakukan penanganan. (van/nug)