Terbakar Api Cemburu, Pacarnya Dihabisi

SINGOSARI- Vika Ayu Rahmatika, 15 tahun, gadis manis warga Desa Watugede Singosari ditemukan tidak bernyawa di lahan tebu didekat rumahnya kemarin. Dia dibunuh pacarnya sendiri, JW, 17 tahun,  warga warga Desa Baturetno Singosari yang terbakar api cemburu.
Mayat Vika ditemukan di lahan tebu didekat rumahnya dengan luka lebam di kepala, leher serta wajahnya dan lidah keluar dari mulut. Selain itu, korban pun tidak memakai celana dan mayatnya ditutupi dedaunan. Petugas menduga kuat Vika merupakan korban pembunuhan, saat olah TKP.
“Korban ditemukan kali pertama dalam keadaan tidak bernyawa oleh pamannya sendiri, Nur Kholik, 40 tahun,” teran Kapolsek Singosari Kompol Deky Hermansyah kepada wartawan kemarin.
Penemuan mayat itu kata dia, langsung dilaporkan ke Mapolsek Singosari. Kemudian ditindaklanjuti mengatangi lokasi kejadian dengan melakukan olah TKP.
“Kami langsung memintai keterangan dari beberapa saksi dikalangan keluarganya. Didapatlah keterangan dari saudara korban bernama Putri, bahwa korban keluar hari Senin malam bersama pacarnya berinisial JW ini,” terang Perwira Mengah (Pamen) dengan satu melati di pundaknya tersebut.
Petugas bergegas menuju rumah tersangka untuk dilakukan penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan HP milik korban di saku jaket milik tersangka yang ada di dalam kamarnya. Petugas langsung menangkap dan menggiring tersangka ke Mapolsek Singosari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tersangka mengaku melakukan perbuatan itu sendirian dan motifnya adalah cemburu, karena korban mempunyai pacar lain,” terangnya.
Penangkapan tersangka yang dilakukan petugas Buser Polres Malang dan Satreskrim Polsek Singosari, terbilang cepat. Hanya berselang dua jam ditemukannya myat korban pukul 07.00 wib, tersangka pukul 09.00 wib ditangkap di rumahnya kemarin.
“Tersangka kami tangkap di rumahnya usai pulang bekerja sebagai kuli bangunan di salah satu proyek bangunan di daerah Dinoyo Lowowaru Kota Malang,” tambahnya.
Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada hari Senin (18/8) lalu. Saat itu, korban pamitan kepada saudaranya bernama Putri untuk menemui pujaan hatinya tersebut. Namun, korban berpesan kepada saudaranya itu bila dicari kedua orang tuanya untuk mengatakannya belajar bersama di salah satu tumah teman satu sekolahnya.
Lanjut Deky, hingga pukul 24.00 wib korban tidak kunjung pulang. Keluarga korban khawatir dan melaporkan hilangnya Vika ke Polsek Singosari Selasa (19/8). Polisi yang menerima laporan itu, langsung melakukan penyelidikan. Saat dilakukan penyelidikan, warga Desa Watugede Singosari dikejutkan penemuan mayat itu. (big/aim)