Maling Motor Babak Belur Dihakimi Massa

MALANG – Satu dari tiga pelaku curanmor, dini hari kemarin dihakimi warga Dusun Bendo, Desa Karangpandan, Pakisaji. Yudha Adiyasa, 21 tahun warga Dusun Kampung Dadapan, Desa Wadung, Pakisaji. menjadi sansak hidup setelah kepergok mencuri sepeda motor Yamaha Mio P 2258 ZF milik Erwin Aprianes, 24 tahun, warga sekitar.
Petugas Polsek Pakisaji yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk meredam emosi warga. Selanjutnya bersama dengan barang bukti motor yang akan dicuri, tersangka digelandang ke Mapolsek Pakisaji. Sedangkan dua pelaku lainnya berinisial PG dan LK, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Pengakuan tersangka sementara baru sekali ini mencuri. Namun kami akan mengembangkan kasusnya. Apalagi kami juga menemukan pil koplo dari tangan tersangka,” ungkap Kapolsek Pakisaji AKP Amung Sri Wulandari.
Diperoleh keterangan, sebelum beraksi mencuri tersangka Yudha bersama dua temannya yang kabur berangkat dari rumah menuju jalan kembar Gadang. Mereka berangkat dengan berboncengan tiga sepeda motor Honda Beat, dalam kondisi mabuk. Tujuannya untuk melihat balapan liar.
Setiba di lokasi, ternyata yang dicari tidak ada. Ketiganya lalu memutuskan untuk pulang. Saat melintas di Jalan Raya Kebonagung Pakisaji, mereka disalip oleh korban yang naik sepeda motor sendirian. Karena tidak terima, ketiganya yang terpengaruh minuman keras terpancing. Mereka lalu memutuskan mencuri motor korban dan mengikuti dari belakang.
“Yang memiliki rencana mengejar dan mencuri motor milik korban adalah PG. Karena PG tersinggung saat dilihat oleh korban. Saya ini hanya diajak saja,” ujar tersangka Yudha Adiyasa.
Korban yang sadar telah dibuntuti, langsung menggeber motornya untuk cepat sampai di rumah. Selanjutnya ketika tiba di rumah, korban langsung memarkir motornya di halaman rumah. Ia kemudian masuk ke dalam rumah untuk buang air kecil, setelah itu mengawasi motornya dari dalam rumah.
Saat motor tengah diparkir dan melihat situasi sepi, LK dan tersangka Yudha langsung beraksi, sedangkan PG menunggu di atas motor. Keduanya lalu berusaha mengambil motor dengan menggunakan kunci T. Begitu motor sudah dituntut beberapa meter, korban yang melihat lalu keluar rumah berteriak maling.
Warga sekitar yang mendengar lalu berdatangan. Melihat warga banyak, PG serta LK langsung kabur. Sementara tersangka Yudha yang tertinggal, langsung ditangkap dan dihakimi ramai-ramai hingga babak belur. Saat digeledah juga ditemukan 12 butir pil koplo dari dalam sakunya.
“Pil koplo itu baru saya beli dari teman. Satu bungkus berisi 16 butir seharga Rp 20 ribu. Empat butir sudah saya telan, dan sisanya 12 butir diamankan untuk barang bukti,” tutur tersangka Yudha.(agp/aim)