Nyopet Aremania, Hadi Babak Belur

MALANG – Hadi Dwi Lesmono, 30 tahun, warga Jalan Terusan Tariku, Kelurahan Bunulrejo, Blimbing, menjadi bulan-bulanan Aremania saat nonton pertandingan sepakbola Arema vs Sriwijaya FC, Minggu (24/8) malam di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Hadi dihajar setelah tertangkap tangan mencopet HP Blackberry milik Fandi Ahmad Filalba, 18 tahun, warga Jatiroto, Lumajang.
Akibat amuk massa tersebut, Hadi tidak hanya babak belur, tetapi ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkuk di balik rutan Mapolsek Kepanjen. Bahkan, bapak tiga anak ini terancam tidak bisa menemani istrinya nanti saat melahirkan anak keempatnya. Saat ini, usia kandungan istrinya sudah memasuki bulan keempat.
“Tersangka Hadi ini, kami amankan dari kerumunan Aremania yang menghakiminya. Saat kami amankan, kondisinya sudah babak belur. Untuk kasusnya masih kami kembangkan, karena ada pelaku lainnya yang belum tertangkap,” tutur Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Mantan Kabag Ops Polres Malang ini mengatakan, Hadi ditangkap kemudian dihajar massa di pintu 6 Stadion Kanjuruhan. Tertangkapnya Hadi setelah korban copet, merasakan HP miliknya hilang usai berdesakkan dengan tersangka. Sadar kalau HP miliknya dicopet, korban langsung meneriaki maling sembari menunjuk Hadi. Aremania dan petugas yang mendengar, langsung menangkap dan memukuli beramai-ramai.
Sementara itu, sekalipun sudah tertangkap tangan, namun Hadi masih tidak mengakui. Ia mengatakan kalau dirinya menjadi korban salah sasaran. “Saya ini bukan copet. Yang mencopet orang lain, kemudian karena ketahuan HP diserahkan saya dengan diselipkan di balik baju. Ketika HP mau saya kembalikan pada korbannya, saya justru dipukuli. Padahal saya sudah menunjuk pelakunya” ujar tersangka Hadi.
Pria yang sudah dua kali keluar masuk penjara yaitu pada 1998 sebagai penadah sepeda motor, dan 2008 kasus curanmor, mengatakan kalau dirinya berangkat ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen bersama dua temannya. “Saya tidak pernah mencopet. Saya datang ke Stadion Kanjuruhan untuk melihat Arema. Hanya malam itu mungkin lagi apes saya,” katanya.(agp/aim)