Pesan SS Lewat Facebook, Pemuda Dampit Disergap

MALANG – Jaringan narkoba tidak pernah ada putusnya. Bahkan, peredarannya sudah mulai berani terbuka lewat sosial media, facebook.  Polisi sudah mengendus transaksi melalui media sosial itu dan terus memantau siapa saja yang transaksi melalui dunia maya itu.
Hasilnya, awal pekan kemarin, Ilham Nizar Ramdani, 21 tahun, pemuda Kampung Malowopati, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Dia berhasil ditangkap karena kedapatan memiliki dan menyimpan sabu-sabu (SS). Ia disergap sesaat setelah transaksi narkoba di Jalan Panjang, Kelurahan/Kecamatan Dampit.
“Barang bukti yang kami amankan dari tangannya adalah sepoket SS dibungkus plastik transparan yang baru dibeli seharga Rp 480 ribu. Dan handphone yang digunakan tersangka transaksi,” ungkap Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Menurutnya, penangkapan Ilham ini berawal dari petugas mendapat informasi akan ada transaksi narkoba di sebuah warung Jalan Panjang, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Berdasarkan informasi itu, petugas melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui Ilham baru saja transaksi, tanpa menunggu lama petugas langsung menangkapnya.
“Semula ketika akan kami tangkap, tersangka sempat mengelak tuduhan membawa SS. Tetapi setelah kami geledah dan ditemukan sepoket SS di dalam sakunya, tersangka tidak bisa lagi mengelak,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini.
Dalam pemeriksaan, tersangka Ilham mengaku kalau sebelumnya ia tidak pernah membeli atau mengkonsumsi barang haram tersebut. Ia mengenal SS, setelah salah satu teman perempuan dalam akun facebook (FB) bernama Putri, meminta Ilham untuk dibelikan SS.
Meski tidak tahu harus beli dimana, namun tersangka langsung mengiyakan. Selanjutnya lewat facebook pula, tersangka mengirim pesan kepada semua temannya siapa yang menjual SS. Edi, salah satu temannya yang juga baru dikenal, mengatakan kalau ia menjual SS. Selanjutnya keduanya janjian ketemuan di sebuah warung Jalan Panjang Kelurahan/Kecamatan Dampit.
“Setelah saya ketemu dan SS saya terima, kemudian ketika kembali ke warung langsung ditangkap oleh polisi. Padahal saya baru kali ini, dan sebelumnya sama sekali tidak pernah,” tutur tersangka Ilham.(agp/aim)