Lokalisasi Suko Jadi Tempat Transaksi SS

MALANG – Satu lagi, budak narkotika berhasil diamankan petugas Satuan Reskoba Polres Malang. Kemarin giliran Nur Choiri, 27 tahun, warga Dusun Jeruk, Desa Mandesan, Selopuro, Blitar yang ditangkap. Ia dibekuk sesaat setelah transaksi sabu-sabu (SS) di Lokalisasi Suko, Sumberpucung.
Sebagai barang buktinya, selain HP yang digunakan transaksi petugas juga mengamankan sepoket SS yang dibungkus plastik transparan. “Barang bukti SS tersebut kami temukan di dalam saku celananya,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Penangkapan Choiri ini, pengembangan dari dua pekerja seks komersial (PSK) Lokalisasi Suko yang sebelumnya ditangkap gara-gara memiliki SS. Tersangka Choiri merupakan salah satu jaringan yang namanya masuk dalam daftar pencarian orang.
“Tersangka sudah lama kami incar. Dan begitu dia berada di Lokalisasi Suko dengan membawa SS ia langsung kami amankan. Ia kami jerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” jelas Samsul.
Sementara itu dalam pemeriksaan, tersangka Choiri mengelak kalau dirinya masuk dalam jaringan narkotika dua PSK yang ditangkap sebelumnya. Ia mengaku baru tiga kali ini memakai SS. Ia membeli SS dari seorang temannya bernama Edi, warga Sumberpucung. Sepoket dibeli dengan harga Rp 400 ribu.
“Kami memang janjian transaksi di Lokalisasi Suko. SS tersebut saya beli dan rencananya akan saya pakai dengan dengan seorang PSK. Tetapi belum sempat memakai, polisi sudah lebih dulu menangkap saya,” tutur tersangka Nur Choiri.(agp/aim)