Judi Kupon Putih Marak

MALANG – Perjudian kupon putih, ternyata masih ada. Kamis (28/8) malam, petugas Buser Polres Malang mengamankan seorang pengecernya. Yaitu Suep bin Suwarso, 38 tahun, warga Jalan Pelabuhan Bakauhuni, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun.
Suep diringkus petugas di rumah satunya di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji. Barang bukti yang ikut diamankan darinya, adalah selembar kertas rekapan togel, bulpoin, handphone serta uang tunai sebesar Rp 158 ribu. “Barang bukti tersebut, kami temukan di dalam saku celakanya,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Ia mengatakan, penangkapan Suep ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa di wilayah Desa Wadung, Pakisaji masih marak dengan judi kupon putih. Berangkat keluhan warga itu, petugas lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Suep ketika hendak menagih uang ke para penomboknya.
“Modus tersangka berjualan togel ini tidak lewat kertas. Tetapi menerima pesanan tombokan lewat SMS. Kalau penombok dapat, malam harinya langsung membayar. Sedangkan yang kalah ditagih, kemudian disetorkan kepada seseorang warga Kota Malang. Omset setiap kali bukaan togel, diakui sekitar Rp 300 ribu,” jelas Wahyu.
Sementara itu, dalam pemeriksaan Suep mengatakan kalau dirinya baru sebulan ini menekuni bisnis kupon putih. Ia nekat menjadi pengecer untuk mencari uang tambahan mencukupi kebutuhan keluarga. “Saya awalnya hanya iseng-iseng saja, untuk menambah kesibukan,” tutur tersangka Suep.(agp/aim)