Gelapkan Motor, Debt Collector Dibui

MALANG – Mantan karyawan PT FIF yang bertugas sebagai debt colletor, Fauzi Abidin, 30 tahun, sejak akhir pekan lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Kepanjen. Warga Desa Sidorejo, Pagelaran ditahan karena dilaporkan menggelapkan sepeda motor Honda Revo, milik perusahaan tempatnya bekerja.
“Tersangka Fauzi Abidin ini, kami tangkap di rumahnya setelah mendapat laporan dari pihak PT FIF selaku korban. Saat kami amankan, tersangka memang mengakui perbuatannya,” ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Diperoleh keterangan, tersangka sebelumnya adalah karyawan PT FIF cabang Kepanjen. Ia bekerja sebagai debt collector sejak 2013. Awal bekerja tersangka tidak pernah ada masalah. Semua sepeda motor yang dijabel dari konsumen yang telat membayar langsung diserahkan ke kantor tempatnya bekerja.
Sementara penggelapan sepeda motor yang dilakukan Fauzi ini, berawal ketika ia mendapat tugas dari perusahaan untuk manjabel sepeda motor Honda Revo milik Yulis Sulistyowati, warga Tajinan pada 15 Juli 2014 lalu. Sepeda motor dijabel karena Yulis telat angsuran selama dua bulan.
Setelah dijabel, sepeda motor ternyata tidak langsung diserahkan ke perusahaan. Oleh tersangka sepeda motor tersebut, justru digadaikan kepada orang lain sebesar Rp 1 juta. “Uangnya saya buat kebutuhan keluarga. Saya menggadaikan motor itu karena kepepet butuh uang,” ujar Fauzi.
Terbongkarnya perbuatan Fauzi ini, berawal dari pihak perusahaan melakukan pengecekan ke Yulis. Saat dicek ternyata sepeda motor sudah dijabel oleh Fauzi. Karena saat ditanya Fauzi berbelit, akhirnya perusahaan melaporkan ke Polsek Kepanjen hingga Fauzi diamankan. “Tersangka kami jerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan,” jelas Suyoto, mantan Kabag Ops Polres Malang.(agp/aim)