Warga Pakisaji Jambret Teman Lama

MALANG – Nasib apes menimpa Daniel Winarto Cahyono, 40 tahun, warga Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang. Senin (1/9/14) malam lalu, dia ditangkap aparat kepolisian karena berusaha menjambret Teguh Setyanto, 39 tahun, warga Jl Terusan Sulfat, Kota Malang.
Lucunya, ternyata Daniel dan Teguh dulunya pernah kerja dalam satu perusahaan. Kasubbag Humas Polres Malang Kota mengatakan, hal tersebut diketahui ketika korban membuka helm tersangka. "Setelah helm pelaku dibuka, rupanya si korban mengenal pelaku. Mereka pernah bekerja satu kantor di PT Indomarco Adi Prima Malang," ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Bermula saat Daniel dengan sepeda motor Mio J, Nopol N 4128 IR membuntuti Teguh yang sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun Nopol N 5489 BJ. Sesampainya di TKP dekat rumah Teguh, Jl Terusan Sulfat, Daniel menabrak bagian belakang motor Teguh.
Setelah terjatuh, Daniel langsung memukul teguh dengan pistol mainan/korek api. Dia merebut tas hitam milik Teguh secara paksa. Sempat terjadi adu jotos di antara mereka. Namun, Teguh segera berteriak untuk meminta bantuan warga sekitar.
Seketika itu juga warga datang dan menolong Teguh. Daniel ditangkap warga dan sempat dihajar massa, sebelum akhirnya polisi datang dan menahan Daniel. Dari pengakuan tersangka kepada polisi, Daniel melakukan hal itu murni karena motif ekonomi. "Tidak ada dendam. Tersangka mengaku membutuhkan uang," terang Nunung.
Polisi juga membawa motor milik tersangka dan korban sebagai barang bukti. Selain itu, satu tas hitam milik korban yang berisikan satu buku rekening BCA, satu gombyok/set kunci gudang, dua kotak kacamata, dua buah kunci pas dan satu obeng untuk dijadikan barang bukti.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka dan barang bukti diamankan polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas Nunung.
Akibat perbuatannya, Daniel dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara. (erz)