Karyawan SPBU Tertangkap Tangan Beli SS

MALANG – Jangan pernah mencoba sabu-sabu (SS), jika tidak ingin bernasib sama seperti yang dialami Firman Yulianto, 32 tahun. Karyawan SPBU Metro Talangagung, Kepanjen ini, harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang sejak awal pekan lalu. Ia ditahan setelah tertangkap tangan petugas Satreskoba Polres Malang saat membeli serbuk haram SS.
Selain Firman warga Dusun Sendang, Desa/Kecamatan Ngajum, polisi juga mengamankan Alfat Sairofi, warga Dusun Sukoyuwono, Desa Palaan, Ngajum. Pemuda 19 tahun tersebut, ikut ditangkap karena sebagai kurir yang membelikan SS. Dari penangkapan mereka, barang bukti yang diamankan adalah sepoket SS dibungkus plastik transparan.
Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat mengatakan, penangkapan kedua budak sabu tersebut, berawal dari informasi ada transaksi narkoba di Jalan Sersan Murdoyo, Talangagung, Kepanjen. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Saat kedua tersangka sedang transaksi, petugas langsung menangkapnya.
“Mereka kami jerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” ungkap Samsul Hidayat.
Dalam pemeriksaannya, Firman mengaku kenal dengan Alfat saat mereka sama-sama bermain billiard. Saat itu Firman yang terobsesi dari pemberitaan di TV tentang narkoba, mencoba ingin mencicipi. Ia kemudian meminta bantuan Alfat untuk membelikan SS kepada kenalannya.
Dimintai tolong, Alfat tidak menolak. Ia menerima uang sebesar Rp 250 ribu dari Firman untuk dibelikan SS. Selanjutnya Alfat, pemuda pengangguran ini menghubungi Pak Wo, kenalannya yang mengedarkan SS. Alfat memesang sepoket SS, yang kemudian janjian di simpang empat Kepanjen.
Setelah mendapatkan barang dari Pak Wo, Alfat mengajak Firman janjian bertemu di Jalan Sersan Murdoyo, Talangagung. Saat bertemu dan hendak menyerahkan SS, polisi datang menangkap mereka. “Saya baru kali pertama ini beli, dan baru kali pertama mau mencoba. Tetapi belum memakainya sudah ditangkap polisi,” ujar Firman sembari mengatakan kalau dirinya hanya ingin sekedar tahu rasanya memakai sabu.(agp/aim)