Kenal Pengamen, Hamil Dua Bulan

MALANG – Tindak kejahatan seksual kembali terjadi di Kabupaten Malang. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, menangkap Willy Yayang, warga Dusun Golek, Desa Karangduren, Pakisaji, kemarin. Pemuda 18 tahun ini, dilaporkan telah berbuat asusila terhadap Bunga (nama samaran), 17 tahun, warga Pakisaji.  Akibat perbuatan bejat Willy, korban kini diketahui tengah hamil dua bulan.
“Tersangka Willy kami tangkap di pertigaan Kacuk Kota Malang, ketika sedang asyik mengamen. Saat kami amankan, tersangka mengakui semua perbuatannya,” ungkap Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo SH Mhum.
Menurut pengakuan Willy, hubungannya dengan Bunga adalah sepasang kekasih. Ia menjalin asmara sejak dua tahun lalu, setelah berkenalan di simpang tiga Kacuk Kota Malang. Dari perkenalan tersebut, keduanya memutuskan berpacaran.
Perbuatan asusila terhadap Bunga, diakui Fauzi sudah dilakukan sering kali. Bahkan ia sampai tidak mengingat berapa kali melakukan hubungan intim. Namun diakui ia melakukan persetubuhan sejak 2013 lalu, dan terakhir Juni 2014.
Setiap kali melakukan hubungan intim, dilakukan di rumah bibi tersangka di Dusun Bendo, Karangpandan, Pakisaji saat rumah bibinya sepi. “Kami melakukan hubungan itu, atas dasar suka sama suka. Sama sekali tidak ada paksaan. Dan jika diminta pertanggungjawaban, saya siap untuk menikahinya,” terang tersangka Willy.
Terungkapnya perbuatan bejat Willy ini, berawal dari kecurigaan orangtua Bunga yang melihat peubahan pada diri anaknya. Saat ditanya, korban mengatakan kalau dirinya hamil hasil hubungan gelap dengan Willy. Karena tidak terima dengan kejadian yang dialami anaknya, akhirnya dilaporkan ke Polres Malang. “Tersangka kami jerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” jelas Sutiyo. (agp/feb)