Tipu Tiga Orang, Ibu Dua Anak Dibui

Tersangka Rini Rahmawati, ibu dua anak yang melakukan sejumlah penipuan

MALANG – Seorang ibu dua anak warga Kecamatan Kepanjen, harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang sejak akhir pekan lalu. Rini Rahmawati, 34 tahun, warga Dusun Kampung Baru, Jalan Sultan Agung ini, ditahan karena melakukan sejumlah penipuan terhadap tiga orang.
Mereka adalah Miftahul Jannah, 42 tahun, warga Desa Jenggolo, Kepanjen, Siti Khomariyah, 51 tahun, warga Desa Talangagung, Kepanjen serta Hj Sugianti, 56 tahun, warga Desa Karangsuko, Pagelaran. Ketiganya sama-sama mengaku telah menderita kerugian hingga puluhan juta.
Aksi penipuan yang dilakukan Rini, semuanya terjadi pada bulan Juni lalu. Miftahul Jannah mengalami kerugian sekitar Rp 13,5 juta. Modusnya tersangka mengajak bisnis penjualan beras. Ia mengambil beras kepada korban dengan alasan untuk dijual lagi.
Awalnya ia mengambil beras seberat 750 kilogram. Uangnya akan dibayar setelah beras laku terjual. Namun setelah beras terjual, tersangka tidak membayarnya. Sebaliknya justru mengambil beras lagi seberat 1 ton. Sebagai jaminan kepercayaan, tersangka menyerahkan perhiasan gelang pada korban yang ternyata adalah emas palsu.
Dari Miftahul Jannah, tersangka lalu beralih menipu Siti Khomariyah. Modusnya juga sama yaitu mengajak kerjasama berjualan beras. Korban sebagai penyedia modal, sedangkan tersangka yang menjalankan kerjasamanya. Delapan kali korban memberikan uang hingga total sekitar Rp 50 juta, namun tidak pernah ada wujudnya.
Kemudian penipuan yang dilakukan kepada Hj Sugianti, terjadi pada 27 – 29 Juni 2014. Korban merupakan pemilik selep beras. Tersangka datang ke tempat korban untuk mengajak bisnis berjualan beras. Pertama mengambil beras, tidak ada masalah karena pembayarannya lancar. Namun pengambilan beras kedua dan ketiga yang nilainya sekitar Rp 38 juta, tersangka malah menghilang.
“Tersangka Rini Rahmawati ini, kami tangkap di rumah kontrakannya di Jalan Oro-oro Ombo Kota Batu. Saat itu ia sudah bersiap kabur ke Kalimantan. Penangkapannya setelah kami mendapat laporan ketiga korban yang menjadi korban penipuannya. Tersangka kami jerat dengan pasal 379 a KUHP tentang penipuan berulang kali,” terang KBO Reskrim Polres Malang, Ipda Hari Eko Utomo.
Sementara itu, saat ditanya digunakan untuk apa uang hasil penipuan, tersangka Rini masih belum mengakui. Ia justru mengatakan aksi penipuan dilakukan untuk gali lubang tutup lubang. “Tidak semua uangnya saya pakai. Seperti ibu Siti Khomariyah, setiap harinya juga masih saya beri keuntungan Rp 2 juta dari hasil penjualan beras,” tutur tersangka Rini.(agp/aim)