Pemasok Sabu Pujon Sulit Tertangkap

PUJON-Dalam sejarah pengungkapan jaringan narkoba, pelaku ataupun pengedar gede akan sulit tertangkap seiring dengan diringkusnya pengguna, pengecer lebih dulu. Demikian pula dengan  pengeder sabu-sabu, yang selama ini memenuhi kebutuhan pengecer dan pengguna di wilayah kecamatan Pujon Kabupaten Malang.
Walaupun Satuan Reserse Narkorba (Satreskoba) Polres Batu, sudah menerjunkan tim khusus untuk memburunya, namun sosok pengedar gede ini bakal sulit diringkus lantaran mata rantai jaringan bakul-bakul obat terlarang ini gerakannya jauh lebih rapi. Padahal, empat orang pengguna langganan pengedar itu sudah lebih dulu mendekam di Rutan Mapolres Batu.
AKP Waluyo,  Humas Polres Batu menyebutkan bahwa pengedar gede ini memasok sabu ke tangan Momon alias Hartono, warga Desa Pandesari, Kecamatan Pujon. Momon mengembangkan jaringan pasar ke Supriyanto dan Soleh.
“ Empat orang pemakai dan pengedar sabu-sabu yang berada di wilayah hukum Polres Batu, berhasil kami bekuk,” jelas Wahluyo.  
Pukul 15.30, polisi menangkap Supriyanto, 45 tahun warga Perumahan Kebon Bayi, Desa Pandesari, Pujon. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 1 pocket sabu, sebuah unit HP merek Samsung dan dua buah korek api.
Dari proses intrograsi, Supriyanto mengaku mendapatkan barang dari Hartono alias Momon, warga Desa Pandesari dengan cara membeli seharga Rp 400 ribu. Saat itu juga, polisi mengembangkan penyelidikan dan berhasil menangkap Momon.
Berhasil menangkap kedua tersangka, polisi terus mengembangkan penyelidikan secara maraton. Pada hari yang sama pukul 21.00, giliran Soleh, 37 tahun Warga  Dusun Lor Sawah Desa Pandesari dengan penyitaan barang bukti berupa sabu 3 pocket, dua alat hisap, 2 plastik klip sisa bungkus shabu dan 3 korek api.
“ Ketiga tersangka ini ada kaitannya, sabu-sabu yang ada di tangan Soleh dan Supriyanto semuanya didapatkan dari Hartono alias Momon,” terangnya.     
Tidak cukup menangkap ketiga tersangka, polisi mengembangkan penyelidikan dan berhasil meringkus Dwi Muliadi, 28 tahun warga Jl Pattimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Dwi diciduk di Jl Dewi Sartika belakang sebuah toko modern. Barang buktinya, sebuah pocket sabu, handphone merk Nexcom, korek api, 2 sedotan dan tutup botol untuk alat hisap serta sebuah pipet kaca. (muh/lyo)