Rampas Kalung Emas,Warga Singosari Diringkus

TERTANGKAP: Hadi Mujiono tertangkap setelah melakukan perampasan emas di dalam kamar kos.

MALANG - Hadi Mujiono, 32 tahun, warga Jalan wijaya RT07 RW03, Desa Pagentan, Singosari benar-benar apes. Dia tertangkap massa ketika hendak kabur usai merampas kalung emas milik Kholifatul Aisyah, 21 tahun, kos di Jalan Pelabuhan Ratu, Malang, akhir pekan kemarin. Untung, nyawanya berhasil diselamatkan anggota Polsekta Blimbing yang segera datang. Dalam penyidikan, dia mengaku sudah tiga kali beraksi di kota Malang.
Satu kali menjadi pelaku penargetan dan dua kali melakukan pencurian dalam rumah di tempat dia tertangkap. Kapolsekta Blimbing, Kompol Agus Guntoro menjelaskan, tersangka masuk ke dalam rumah kos yang dihuni korban ketika mahasiswi STIKES itu sedang beristirahat dan memainkan HPnya di dalam kamar. “Korban tidak tahu kalau pelaku masuk. Dia baru sadar ketika ditodong pisau. Agar tidak berontak, tangan korban diikat dengan sweater di dalam kamar korban,” tuturnya.
Setelah itu, dengan leluasa Hadi mengambil kalung emas seberat 5 gram yang dipakai korban yang saat itu menangis. “Tersangka tidak sadar bahwa tangisan korban ini mengundang Eka Hefi, teman kos korban datang untuk melihat. Saat tahu korban dirampok, saksi berteriak minta tolong hingga membuat warga berdatangan. Termasuk anggota Polsek Blimbing yang sedang berada di sekitar ikut datang,” papar Agus, sapaannya.
Melihat situasi yang tidak memungkinkan, Hadi pun kabur melewati genting-genting rumah. Apes baginya karena saat hendak melompat lewat belakang rumah, dia terjatuh.  Seketika warga dan polisi pun meringkusnya.(mar/nug)