Larung Sesaji, Tim SAR Tenggelam

SUMAWE- Sedekah larung sesaji yang diadakan Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKPDH) di Pantai Goa Cina Dusun Troworatih Desa Sitiarjo Sumbermanjing wetan (Sumawe) kemarin siang, membawa duka. Salah seorang anggota SAR, Adi Purwoto, 46 tahun, hilang tenggelam saat mengawal kegiatan larung tersebut.
Kepala Desa (Kades) Sitiarjo Lispianto Daud mengatakan hilangnya korban diketahui pukul 14.00 WIB. “Setelah dilaporkan hilang, langsung kami lakukan pencarian. Pencarian sendiri dilakukan hingga pukul 17.30 wib, karena kondisi alam sudah gelap. Kemudian dilanjutkan besok (hari ini, red),” ujarnya saat dihubungi Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, saat itu korban memang penjaga tim SAR Pantai Goa Cina dan melaksanakan tugas melarung sesaji. Kegiatan tersebut, diikuti puluhan warga yang datang dari sekitaran Pantai Goa Cina Sumawe. Saat ritual dimulai, belasan hasil bumi dan tumpeng dilarung ke tengah laut, korban juga mengikutinya.
Bapak seorang anak ini, juga terjun ke laut. Dijelaskan Lispianto Daud, ombak saat itu sedang  bersahabat dan tidak tinggi. “Laporan yang kami terima, korban tidak terseret derasnya ombak, melainkan tenggelam ke laut. Saya juga tidak tahu persis apa yang penyebab korban tersebut tenggelam. Tiba-tiba begitu saja tenggelam,” kata dia.
Mengetahui korban tiba-tiba tenggelam, warga sekitar dan peserta larung sesaji itu lantas berteriak tolong. Beberapa orang mencoba menolong korban. Namun, sudah terlambat. Tubuh korban tenggelam di lautan. Pihak desa dan tim SAR yang mendapati laporan tersebut, langsung melakukan pencarian.
Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Yang disesalkan oleh Lispianto Daud, kegiatan larung sesaji tersebut tanpa sepengetahuan dirinya. “Kegiatan larung sesaji itu tidak berizin. Saya juga kaget, kok tiba-tiba ada kegiatan itu. Harusnya kan izin dulu kepada kami, supaya dapat dilakukan pengamanan dan pengawasan,” terangnya.
Sedangkan pencarian pada pagi hari ini, dikatakan dia akan difokuskan sekitar lokasi kejadian hingga radius sejauh 500 meter. “Semoga pada pencarian esok hari (hari ini) membuahkan hasil. Sedangkan tim SAR gabungan yang terdiri bebragai penjuru siap melakukan tugasnya. Peralatan pun sudah siap,” pungkasnya. (big/aim)