Warga Jodipan Ditipu Polisi Gadungan

MALANG – Jika ada orang yang telpon mengaku polisi dan mengatakan saudaranya ditangkap karena kasus narkoba, jangan langsung dipercaya. Karena itu adalah modus baru pelaku penipuan. Seperti yang dialami J Yusman, 41 tahun, warga Jalan Jodipan Wetan, Malang. Uang sebesar Rp 18 juta dalam ATM BCA miliknya, habis dikuras pelaku.
Menurut keterangan korban kepada penyidik saat laporan, peristiwa penipuan yang dialaminya terjadi Rabu (10/9) lalu sekitar pukul 23.30. Saat itu J Yusman yang sedang asyik santai di rumah, tiba-tiba mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku sebagai polisi.
Pelaku ‘polisi gadungan’ itu, mengatakan pada korban kalau adiknya ditangkap karena kasus narkoba. Polisi gadungan itu, lalu meminta tebusan kepada korban, untuk membebaskan adiknya.
Mungkin karena panic, tanpa berpikir untuk konfirmasi ke polisi dan menghubungi adiknya, korban langsung menyanggupi. Malam itu juga ia pergi ke ATM BCA di Jalan Raya Sulfat Malang. Ia mentransfer uang sebesar Rp 18 juta sebagai uang tebusan.
Setelah uang ditransfer, korban baru sadar setelah menghubungi adiknya kalau tidak pernah ditangkap polisi. Karena merasa telah tertipu, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas Polres Malang Kota.
“Laporan penipuan itu sedang ditangani. Dan agar peristiwa penipuan tidak sampai terulang lagi, saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya. Lebih baik mengkonfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian, sebelum mengambil keputusan,” terang Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.(agp)