Kecelakaan Maut di Jalan Raya Gadang

OLAH TKP : Petugas Unit Lakalantas Polres Malang Kota ketika melakukan olah tempat kejadian perkara.

MALANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Gadang Sukun, kemarin sore. Hj Ambar, 57 tahun, warga Jalan Gadang Gg 5 B ini, yang menjadi korbannya. Ia tewas seketika di lokasi kejadian setelah tubuhnya terlindas truk gandeng. Sementara anaknya Isna serta cucunya yang masih balita selamat.
Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Sementara kasus kecelakaan tersebut, langsung ditangani Unit Lakalantas Polres Malang Kota. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Namun dari keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi karena kesalahan sepeda motor yang ditumpangi korban,” ungkap Kanit Lakalantas Polres Malang Kota, Ipda Junaedi.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30. Saat itu korban Hj Ambar bersama anaknya Isna dan cucunya yang masih balita, keluar ke rumah saudara. Mereka berboncengan sepeda motor Honda Supra N 2109 AI tanpa menggunakan helm. Isna yang mengendarai motor, sedangkan Hj Ambar yang dibonceng.
Namun belum sampai jauh meninggalkan rumah, jarak sekitar 50 meter mereka mengalami kecelakaan. Bermula saat Isna berniat mendahului truk tangki gandengan AG 8982 UD yang melaju searah dari selatan ke utara. Saat mau mendahului, dari arah berlawanan ada mobil yang tidak dikenal.
Mungkin terkejut, motor yang dikendarai Isna ini langsung oleng dan jatuh. Isna dan balitanya jatuh ke kanan jalan. Sedangkan Hj Ambar jatuh ke kiri masuk di bawah kolong truk, hingga akhirnya terlindas.
Warga yang mengetahui kejadian itu, lalu berdatangan. Isna dan balitanya yang selamat langsung diantarkan pulang. Sedangkan jenazah Hj Ambar, harus menunggu polisi untuk melakukan evakuasi. Akibat kecelakaan itu, arus kendaraan dari dua arah sampai macet hingga tiga kilometer.“Saya mengemudikan truk tadi pelan. Korban keluar dari gang langsung menyeberang dan mau menyalip. Saat menyalip jatuh, dan yang dibonceng masuk di bawah truk kemudian terlindas,” tutur Karmino, 64 tahun warga Kayen-Kidul Kediri.(agp/nug)