Perampok Bercadar Satroni Indomaret

TUREN- Aksi perampokan dengan sasaran minimarket modern kembali terjadi. Minggu (14/9) malam, Indomaret di Jalan Panglima Sudirman Kelurahan/Kecamatan Turen disatroni dua orang perampok. Uang dan beberapa barang berharga senilai total Rp 16,5 juta berhasil dibawa kabur pelaku.
Kapolsek Turen Kompol Kamsidi menjelaskan, aksi perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 23.57 WIB saat toko hendak tutup. Tiba-tiba, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor langsung masuk ke dalam Indomaret. Keduanya menggunakan cadar berwarna hitam, langsung mengancam dua orang karyawan Indomaret, Yulianto, 21 tahun dan Ari Irawan, 25 tahun yang saat itu bertugas malam.
“Kedua pelaku mengancungkan pancor ke arah kedua penjaga sift malam tersebut. Bahasa maupun logat yang dipergunakan pelaku mengancam keduanya, yakni Bahasa Indonesia biasa,” terangnya.
Kedua penjaga diperintahkan untuk mengambil uang tunai yang berada di laci mesin kasir senilai Rp 14,3 juta. Para pelaku juga menyuruh kedua penjaga tersebut untuk menunjukan tempat penyimpanan brankas. Lantaran ketakutan, keduanya dengan terpaksa memberitahukan tempat brankas tersebut.
“Dari dalam brankas, para pelaku mengambil uang tunai senilai Rp 1,2 juta,” terang perwira menengah (Pamen) dengan satu melati di pundaknya tersebut.
Tidak cukup sampai di situ saja, pelaku juga mengembat sebuah HP merek Samsung Galaxy Ace. Saat mengambil HP tersebut, korban Yulianto sempat melakukan perlawanan.
Karena melawan, pelaku memukul kepala korban menggunakan pisau bagian belakang hingga memar. Kemudian, para pelaku membawa kedua korban di gudang bagian belakang dan menguncinya dari luar. Setelah berhasil melumpuhkan korbannya, kedua pelaku langsung kabur begitu saja.
“Kedua korban berhasil keluar dari dalam gudang itu, setelah berteriak minta tolong yang didengar masyarakat sekitar. Kemudian kedua korban, melaporkan kejadian tersebut kepada kami,” terang Kamsidi. Dia menduga kedua pelaku memang spesialis perampokan mini market modern yang selama ini belum tertangkap.
Kata Kasmidi, sedangkan CCTV yang terpasang di beberapa titik di tempat btersebut, tidak bisa mengungkap pelakunya. Karena keduanya menggunakan cadar yang menutupi wajahnya.(big/aim)