Calon Dokter Terjerumus Kejahatan

Jaringan Penggelapan Mobil Libatkan Dua Cewek Dua Pria
BATU-Tingkat kejahatan penggelapan mobil rental, belakangan ini sudah mengimbangi pencurian kendaraan bermotor. Paling gres, ada sindikat beranggotakan dua pria didukung dua cewek bertindak menjadi pelantaran penjualan, salah satunya diduga seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Malang, Anggraini, 22 tahun.
Jaringan kasus itulah yang sedang ditangani Polsek Junrejo, Kota Batu. Dan calon dokter gigi itu dalam penjualan mobil hasil penggelapan, berduet dengan Anita, 45 tahun yang ngakunya sebagai istri seorang polisi.
Sedangkan tersangka utama, sudah diciduk Unit Reskrim Polsek Junrejo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Joko Trisno. Yakni,  Fransiscus Darmawan alias Wawan, 40 tahun warga Jl Samadi Gg 2 RT 2 RW 11, Desa Pesanggrahan Kota Batu, yang tinggal sementara di Sumbermanjing Wetan.
Wawan sendiri digerebek polisi juga di rumah kontrakan Anggraini dan Anita di Jl Titan Asri, Purwantoro, Kota Malang. Namun dua wanita itu mampu meloloskan diri dengan membawa mobil Daihatsu Ayla dan Toyota Avanza yang diduga juga hasil penggelapan.
JATUH DARI PLAFON
Dalam pengembangan kasus itu, polisi juga meringkus Bagus Adji Suwandi alias H Faisal alias H Fais, 43 tahun warga Jl Mayjen Haryono Desa Bulu Pitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dia sempat bersembunyi di atas langit-langit rumahnya, namun karena kayu plafon yang diinjaknya patah, Fais pun jatuh sehingga pria bertubuh tambun ini bisa dengan mudah diborgol.
Kini Wawan dan Fais ditahan di Mapolsek Batu, sedangkan mobil Xenia nopol N 1925 KD yang digelapkan keduanya, sudah diamankan polisi terlebih dahulu dari tangan Susilo warga Pasuruan, 20 Juli lalu.
“ Mobil itu saat ini kami pinjam pakaikan kepada Sa’i pemiliknya, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo karena dipakai untuk bekerja. Namun demikian kami sudah ada kesepakatan bila tersangka utama tertangkap, mobil tersebut dihadapkan ke kami untuk barang bukti,’’terang Joko Susilo ujar mantan KBO Sat Reskrim Polres Batu ini.
Penggelapan mobil Xenia milik Sa’i itu, memang direncanakan dengan matang oleh Anggraini, Anita dan Wawan. Ketiganya merancang sasaran kehahatan itu di rumah kontrakan di kawasan Jalan Sulfat, Kota Malang. Mereka sengaja memilih Sai jadi korban, karena Wawan sudah mengenalnya lantaran sebelumnya sudah kerap menyewa mobil milik warga Desa Tlekung itu.“ Kami sudah saling mengenal, karena sudah beberapa kali saya pinjam mobil milik Mas Sai,” terang tersangka Wawan. (muh/lyo)