100 Ton Kertas Ludes Terbakar

BERUPAYA KERAS: Petugas PMK Kabupaten Malang dibantu karyawan dan warga sekitar berupaya keras memadamkan api.

PAGAK- Lebih dari 100 ton kertas serta kardus bekas milik PT Ekamas Fortuna di Desa Gampingan Kecamatan Pagak, terbakar hebat kemarin pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Karena kertas serta kardus yang terbakar itu diambil dari Singapura dan Eropa.
Selain membakar lebih dari 100 ton kertas, si jago merah juga melahap dua truk bermuatan kertas serta kardus bekas yang parkir di dekat lokasi kejadian. Akibat kejadian itu, operasional pabrik tampak sedikit terganggu. Para pekerja yang ada di pabrik terebut, membantu tugas petugas PMK Kabupaten Malang untuk memadamkan api.
Diduga kuat, api berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan.  “Kasus kebakaran ini langsung kami tangani. Besok (hari ini, red), kami akan mendatangkan Tim Labfor Polda Jatim untuk menyelidiki peyebab pasti dari kebakaran ini,” ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman Sri Efliandani kepada Malang Post, kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran itu terjadi pukul 09.30 WIB saat aktivitas perusahaan itu sedang padat. Saat itu, terdapat beberapa sopir truk rekanan kerja PT Ekamas Fortuna yang sedang duduk berisitirahat di sekitar lokasi kejadian. Kemudian mereka dikejutkan dengan tiba-tiba muncul api dan asap dari tumpukan kertas itu. “Kobaran api begitu cepat membesar disertai asap putih yang mengepul tinggi,” ujar salah seorang sopir bernama Nur Wijayanto. Lanjut dia, di sekitar lokasi kejadian terdapat dua truk bermuatan kertas yang sedang parkir. Salah satu truk bernopol N 9086 PJ, tiba-tiba mundur ke belakang dan menabrak truk lainnya.
Sontak tabrakan itu membuat muatan kertas itu berhamburan keluar menutupi badan jalan. Kobaran api yang sedang besar itu, dengan cepatnya menyambar kertas tumpahan truk itu. Lalu, api juga menyambar seluruh badan ke dua truk tersebut. Karena api semakin membesar, masyarakat melapor ke PMK Kabupaten Malang.
Dua mobil PMK Kabupaten Malang yang dikerahkan bersama petugasnya, lalu memadamkan kobaran api. Karena kobaran api semakin membesar, maka didatangkan satu mobil PMK lagi milik Pabrik Gula (PG) PG Kebonagung yang dekat dengan lokasi kejadian. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.
“Asal api kemungkinan dari putung rokok yang dibuang secara sembarang. Kalau akibat terik matahari, saya rasa tidak mungkin. Karena tumpukan kertas ini sudah biasa ditaruh di luar. Kejadian ini merupakan pertama kalinya,” ucap karyawan PT Ekamas Fortuna Suprapto.
Sedangkan untuk kerugian diperkirakan lebih dari Rp 300 juta. Pasalnya, kertas yang terbakar itu merupakan kualitas terbaik dan dari luar negeri. “Kertas serta kardus itu didatangkan dari Singapura dan beberapa negara di Eropa. Setahu saya, satu ton kertas itu seharga Rp 3 juta.  Tentu dibedakan kualitas dan ongkos kirim,” kata salah seorang karyawan lainnya. Sedangkan manajemen PT Ekamas Fortuna belum bersedia dikonfirmasi terkait perisitiwa ini.
“Nantilah, kami fokus pemadaman api ini dulu, baru kemudian menotal kerugiannya,” terang salah seorang manajemen bernama Rudolf. (big/han)