Maling Spesialis Rumah Kosong Dibekuk

PAKISAJI- Pelaku pencurian rumah kosong milik Wahyudi, 37 tahun warga Dusun Sememek Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji berhasil dibekuk Reskrim Polsek Pakisaji kemarin. Tersangkanya, Rizki Setia Anggara, 19 tahun, warga Dusun Krajan Desa Kedungsalam RT 01 RW 01 Kecamatan Donomulyo.
Tersangka ditangkap di rumah kontrakannya di Dusun Sememek, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. “Tersangka mengaku dua kali melakukan pencurian di rumah korban. Kedua aksi tersangka itu dilakukan malam hari saat kondisi rumah sedang kosong,” ujar Kapolsek Pakisaji AKP Amung Sri Wulandari kepada Malang Post.
Dijelaskan kapolsek, perisitiwa pencurian pertama kali dilakukan tersangka pada bulan Juli lalu. Saat itu, tersangka hanya berhasil mengambil HP Nokia. Kali kedua pada pertengahan bulan Agustus. Kali ini, tersangka berhasil menguras barang berharga milik korban.
Diantaranya laptop Acer, ipad Samsung, HP Evercoss, HP Samsung, HP Smartfren dan uang tunai Rp 5 juta. “Saat itu, rumah korban tengah kosong ditinggal penghuninya keluar kota. Modusnya, tersangka menaiki atap rumah, membobol asbes dan masuk lewat kamar mandi,” kata AKP Amung Sri Wulandari kemarin
Lanjut dia, setelah itu korban keluar kabur serta membawa barang berharga hasil jarahan itu, melalui jendela dapur yang tembus ke halaman belakang rumah korban.
“Tersangka dapat ditangkap, setelah salah seorang masyarakat sekitar melihat tersangka ini memakai HP milik korban. Kami yang menerima laporan dari masyarakat ini, bergerak ke rumah tersangka untuk menangkapnya,” kata perwira pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Saat ditangkap, tersangka tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya itu. Dihadapan penyidik yang memeriksanya, korban mengaku terpaksa melakukan pencurian itu lantaran untuk menebus sepeda motor milik orang tuanya yang telah dia gadaikan sebelumnya.
“Uang penjualan barang hasil curian tersebut, habis saya pergunakan untuk menebus sepeda motor milik orang tua saya dan teman saya,” kata dia.
 Dia mengaku terdesak saat teman dan orang tuanya itu menyuruh untuk mengembalikan sepeda motornya. Saat menggadaikan sepeda motor tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya. (big/aim)