Awas Jambret Kian Merajalela

MALANG – Penjahat jalanan alias jambret, semakin merajalela di Kota Malang. Dalam waktu semalam, dua orang telah menjadi korbannya. Yakni Puji Astutik, 32 tahun, warga Jalan Ki Ageng Gribig Gg II Kedungkandang, serta Nunuk Hermayanti, 46 tahun, warga Perum Cempaka Putih, Kedungkandang.
Keduanya sama-sama mengaku telah dirugikan, dan melaporkan kejadian jambret tersebut ke petugas Polsekta Kedungkandang. Kini laporan kedua korban tersebut, sedang proses penyelidikan petugas.
“Laporan kedua korban jambret itu memang ada dan laporannya di Polsekta Kedungkandang. Pelakunya saat ini masih diselidiki oleh petugas Polsekta Kedungkandang,” ujar Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni, membenarkan adanya kasus jambret tersebut.
Informasi yang diperoleh, petang itu sekitar pukul 17.30, korban Nunuk Hermayanti hendak pulang. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario seorang diri. Dompet berisi uang senilai Rp 300 ribu dan beberapa surat penting, yang ditaruh di bagasi depan. Ketika masuk perumahan Cempaka Putih, tiba-tiba korban dipepet dua pelaku yang berboncengan sepeda motor Honda Beat.
Satu pelaku yang dibonceng langsung mengambil dompet yang kemudian kabur ke arah selatan. Korban yang sadar dompetnya dijmabret, langsung berteriak minta tolong. Namun pelaku sudah lebih dulu kabur jauh.
Sementara kejadian yang dialami Puji Astutik, terjadi sekitar pukul 20.30. Malam itu, korban yang juga naik sepeda motor sendirian, hendak pulang. Ketika melintas di Jalan Raya Ki Ageng Gribig tak jauh dari rumahnya, dari belakang tiba-tiba datang dua pelaku berboncengan sepeda motor memepet korban.
Setelah dekat salah satu pelaku merampas tas berisi HP Cross serta beberapa surat penting yang ditaruh di depan. Begitu berhasil merampas, pelaku langsung kabur ke selatan. Korban yang tidak bisa berbuat banyak, memilih langsung melaporkannya ke petugas Polsekta Kedungkandang.(agp/nug)