Diduga Mau Menculik Anak, Dua Pria Nyaris Dimassa

KEPANJEN- Aksi massa juga terjadi di Desa Bandungrejo Kecamatan Bantur kemarin pagi. Warga sekitar menangkap dan nyaris menghakimi dua pelaku yang diduga bakal melakukan penculikan anak. Aksi itu dilakukan karena masyarakat gerah dengan isu penculikan yang merebak belakangan ini.
Dua pelaku, Surya Wibowo, 27 tahun warga Blitar dan Nurdi warga Kalibunder Sukabumi nyaris dihakimi massa. Untuk menghindari amuk massa, keduanya diamankan petugas Polsek Pagak ke Mapolres Malang.
“Karena wilayah Desa Bandungrejo Bantur paling dekat ditempuh dari pagak. Untuk itu, kami langsung mengambil tindakan untuk mengamankan keduanya,” ujar Kapolsek Pagak AKP Winarto kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, aksi terjadi pagi kemarin. Saat itu, masyarakat resah dengan isu terjadinya penculikan anak. Salah seorang warga mendapati keduaya berkeliaran di Desa Bandungrejo. Keduanya memang dari awal tidak pernah terlihat di tempat itu. Masyarakat sekitar kemudian berinisiatif membututi gerak gerik keduanya. Hingga keduanya terlihat di sekitar SDN Bandungrejo 1 Kecamatan Bantur.
“Saat itu, keduanya  berjalan kaki membawa karung goni. Keduanya diintai oleh masyarakat sekitar,” terang Winarto.
Kedua pelaku bergerak ke utara Balai Desa Bandungrejo setelah dari sekolahan tersbeut. Warga yang membututi keduanya bernisiatif menanyainya. Keduanya tidak mengungkap tujuan sebenarnya di desa tersebut. Keduanya langsung dibawa ke Balai Desa Bandungrejo. Saat dibawa itu, masyarakat yang sudah resah terkait isu penculikan tersebut lalu memukul keduanya. Polisi yang menerima laporan itu, lalu bergegas menuju lokasi. Petugas yang datang langsung menenangkan warga yang bergerombol di sekitar balai desa. “Karena situasi masyarakat saat itu semakin tidak kondusif, maka keduanya langsung kami bawa ke Mapolres Malang untuk diamankan,” terang perwira pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Sementara itu, Kanit III Reskrim Polres Malang Iptu Iyan Usuludin mengatakan keduanya bukan merupakan pelaku pencurian. “Hanya saja keduanya membawa barang-barang di dalam karung yang diduga hasil pencurian. Untuk sementara ini, pasal yang kami jerat keduanya 363 KUHP terkait pencurian pemberatan,” tuturnya.
Menurutnya kedua pelaku diduga penculikan itu, sulit untuk dimintai keterangan. “Keduanya berbelit-belit saat diinterogasi,” imbuhnya. (big/aim)