Kaldera Adventure Terbakar

TINGGAL RANGKA : Kerangka motor trail sewaan milik Kaldera Adventure teronggok di garasi pasca kebakaran, pagi (22/9) kemarin.

MALANG – Persewaan motor trail Kaldera Adventure, di Jalan Melati 14 Malang, Senin pagi kemarin terbakar. Dua belas unit motor trail ludes dan tinggal kerangka. Kerugian akibat kejadian itu, mencapai ratusan juta. Satu unit motor trail yang terbakar, harganya mencapai Rp 25 juta.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Polres Malang Kota bersama Polsekta Lowokwaru, masih melakukan penyelidikan. Ada dugaan akibat korsleting listrik, namun dugaan ini juga masih belum terang faktanya.
“Untuk penyebab kebakaran, kami masih melakukan penyelidikan. Sedangkan kerugian sekitar Rp 200 juta lebih,” ungkap Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Kuswara.
Peristiwa yang sempat menggemparkan warga terjadi sekitar pukul 06.45. Saat kejadian, Kaldera Adventure yang diketahui milik dua orang yaitu Dimas Adi Yatmono serta Lingga, masih tutup. Di rumah hanya ada dua orang yakni Frida Nur Asri alias Aci, 31 tahun serta anaknya Tigra alias Titi, 3 tahun. Sedangkan Lingga, 29 tahun, suami Aci sedang pergi ke Gunung Bromo.
Kobaran api kali pertama diketahui oleh Aci, yang pagi itu baru bangun tidur. Ia kaget saat melihat ruang sebelah utara yang digunakan untuk tempat parkir motor trail terbakar. Aci tidak bisa berbuat apa-apa, karena api semakin besar.
Namun karena khawatir terjebak dan demi keselamatan anaknya, Aci berusaha menyelematkan diri dengan keluar lewat jendela. Ia lalu berteriak minta tolong kepada warga. Mendengar teriakan, warga yang mengetahui ada kebakaran langsung berusaha menolong. Untuk masuk, warga mendobrak pintu pagar depan.
“Saya saat itu panic, karena Titi juga terus menangis. Saya tadi nekat keluar lewat jendela,” tutur Aci. Warga yang berhasil masuk, lalu berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Tetapi api sulit dijinakkan karena sudah terlanjur membesar.
Khawatir api semakin merambat, warga lalu menghubungi petugas Polres Malang Kota dan Polsekta Lowokwaru termasuk menghubungi petugas PMK Kota Malang. Tak lama kemudian dua unit mobil PMK tiba di lokasi. Sekitar 20 menit akhirnya api berhasil dipadamkan. Namun 12 unit motor sudah ludes terbakar. “Tadi juga sempat terdengar ledakan sekali, mungkin dari tabung bensin salah satu motor,” ujar salah satu warga sekitar.
Putro Wicaksono, Manager Kaldera Adventure, mengatakan kalau kebakaran terjadi saat toko masih tutup dan belum ada pegawai. Karena Kaldera Adventure baru buka sekitar pukul 09.00. Ia juga mengatakan, tidak mungkin kalau kebakaran itu karena korsleting listrik.
“Kalau korsleting listrik tidak mungkin, karena yang terbakar hanya bagian utara. Kalau karena korsleting listrik, ruangan lainnya pasti ikut terbakar,” papat Putro.(agp/ary)