Penjambret Tewas Dimassa

MALANG – Penyelidikan kasus perampasan motor yang dilakukan Busari dan Bahrowi, masih buntu. Polisi masih kesulitan mengembangkan kasus kejahatan jalanan yang dilakukan warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang tersebut. Pasalnya, satu pelaku tewas dikeroyok massa, satu pelaku lainnya, yaitu Busari, 28 tahun, kondisinya masih kritis.
Busari masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang, akibat luka disekujur tubuhnya. Ia baru saja dipindah perawatan ruang UGD ke ruang 13. “Kondisinya masih kritis belum stabil. Namun agar tidak sampai terjadi apa-apa, ada petugas yang menjaganya selama 24 jam,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pakis, Ipda Ronny Margaes.
Ronny menambahkan, bahwa saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus perampasan motor tersebut. Ada dugaan masih ada pelaku lain yang berhasil kabur. Termasuk ada TKP lain di wilayah Kecamatan Pakis. “Kasusnya akan terus kami kembangkan. Semoga Busari cepat sadar, sehingga kami bisa segera menggali informasi darinya,” jelasnya.
Terpisah Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Adam Purbantoro, juga ikut menyelidiki kasus perampasan motor yang dilakukan Busari dan Bahrowi. Pihaknya telah menurunkan anggota untuk menyelidiki. Pasalnya ada dugaann keduanya juga beraksi di wilayah Kota Malang. Mengingat selama ini, banyak terjadi kasus perampasan dan jambret di wilayah Kedungkandang.
“Kami akan berkoordinasi dengan Polsek Pakis dan Polres Malang. Bisa saja mereka ini, adalah pelaku yang selama ini kami buru. Khusus untuk Bahrowi yang tewas, sebelumnya pernah kami tangkap kasus jambret. Dia adalah residivis kambuhan. Sedangkan untuk Busari, masih kami selidiki,” tegas Adam.
Sekadar diketahui, amuk massa Kamis pagi lalu terjadi di Jalan Raya Kapiworo, Desa Mangliawan, Pakis. Warga dengan beringas menghakimi dua pelaku perampasan motor milik Sulikah, 50 tahun, warga Jalan Melati, Desa Sekarpuro, Pakis.
Dari dua pelaku, seorang pelaku tewas akibat luka serius di kepala, yaitu Bahrowi alias Bhe, warga Baran Kambingan, Desa Kidal, Tumpang. Sedangkan satu pelaku lagi, kondisinya kritis yaitu Busari, 28 tahun, warga Dusun Baran Panggung, Desa Kidal, Tumpang.(agp/ary)