Tertabrak Mobil, Pengendara Sepeda Motor Tewas

DIAMANKAN : Barang bukti sepeda motor milik korban dan mobil yang menabrak korban, diamankan di Poslantas Turen kemarin.

TUREN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Gatot Subroto Desa Sedayu, Kecamatan Turen, kemarin sore. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Yamaha Mio N 4356 EX dengan mobil Toyota Kijang N 966 V, mengakibatkan pengendera sepeda motor,  Agus Salim, warga Desa Tawang Rejeni RT 4 RW2, Kecamatan Turen tewas.
Korban yang  berusia 42 tahun itu tewas stelah tertabrak mobil Toyota Kijang N 966 V yang melaju dari arah berlawanan.
 “Korban sebenarnya sempat dilarikan ke RS Bokor Turen. Namun, korban menghembuskan nyawanya saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Malang Ipda Yoyok saat dihubungi Malang Post kemarin.
 Diperoleh keterangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motornya. Tujuannya, pulang menuju ke rumahnya setelah membeli pakaian di Pasar Turen untuk dijual kembali.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor yang dikemudikannya oleng ke kanan dan membuat korban terjatuh. Disaat yang bersamaan, datang mobil dari arah berlawanan mobil Toyota Kijang yang dikemudikan Bambang Wiyono, 35 tahun, warga Desa Sumbersuko RT 23 RW 4 Kecamatan Dampit dengan kecepatan kencang.
Karena jaraknya terlalu dekat, bemper mobil tersebut menabrak kepala korban. Akibat tabrakan keras itu, membuat korban terpental ke pinggir jalan. Usai menabrak korban, pengemudi mobil menghentikan lajunya dan menolong korban. Dibantu masyarakat sekitar untuk dibawa ke RS Bokor Turen.
Hanya saja, nyawa korban tidak dapat tertolong. Sedangkan petugas yang menerima laporan ini, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hal itu dilakukan, untuk mengetahui penyebab pasti terkait kecelakaan tersebut.
“Untuk penyebab sementara kecelakaan sendiri, akibat kelalaian korban sepeda motor. Saat itu korban membawa tumpukan dua kantong kresek berisi baju. Kemungkinan, salah satu kantong kresek itu menganggu dirinya, sehingga menyebabkan korban oleng dan terjatuh,” terang perwira pertama (Pama) dengan satu balok di pundaknya tersebut. (big/aim)