Distributor Kue Kering Tipu Konsumen

KEPANJEN- Sugiarto, 38 tahun, warga Desa Codo, Kecamatan Wajak sejak kemarin harus meringkuk di balik jeruji tahanan Mapolres Malang. Dia diduga melakukan penipuan dan penggelapan biskuit senilai Rp Rp 38 juta. Korbannya yakni Cipto Suryo Sudjono, 62 tahun, warga  Perum Wadung Asri Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
“Tersangka kami jerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ancamannya maksimal empat tahun kurungan penjara,” ujar Kbo Satreskrim Polres Malang Ipda Eko Hari Utomo kepada wartawan kemarin.
Dijelaskannya, kejahatan yang dilakukan tersangka terjadi bulan Agustus lalu. Tersangka yang juga sebagai distribrutor kue kering biasa menerima orderan hingga keluar kota. Saat itu, korban memesan 1.000 kue kepada tersangka yang dikirim sebanyak dua kali . Kiriman pertama sebanyak 500 kue dan kiriman kedua sebanyak 500 kue. Seluruhnya dikirim ke rumah korban di Sidoarjo.
“Korban sudah mentransfer uang senilai Rp 38 juta untuk memesan kue tersebut. Ditunggu lebih dari satu minggu, kue tersebut hanya dikirmkan 500 buah. Padahal janji tersangka, seluruh kue yang dipesan. Tapi hanya dilakukan satu kali pengiriman,” terang perwira pertama (pama) dengan satu balok di pundaknya.
Dijelaskannya, saat itu korban mempunyai itikat baik, menunggunya hingga awal bulan September. Namun, itikad baik itu tidak dimanfaatkan oleh tersangka. Karena gerah barang pesanannya tidak dikirim dan tidak ada kompensasi, akhirnya korban melaporkan tersangka ke Mapolres Malang.
“Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan. Kemudian kami menangkap tersangka di rumahnya,” ungkapnya.
Menurut pengakuan tersangka, dia melakukan penggelapan itu lantaran usahanya sedang terpuruk. Namun, dia tetap berniat mengembalikan uang korban.
“Saya memang berjanji mengembalikan uang korban akhir Agustus lalu. Tapi, saya memang belum mempunyai uang. Karena sales yang ada di tempat saya banyak merusak roti-roti saat dilakukan pengiriman,” kilah tersangka. (big/aim)