Rebutan Penumpang, Adu Jotos

DAMPIT- Hanya gara-gara tidak terima calon penumpangnya diserobot sopir lain, Senanto, 50 tahun, warga Dusun Bokor Desa Pagedangan Kecamatan Turen yang bekerja sebagai sopir Bison Malang-Dampit, nekat memukul Junaedi, 27 tahun, warga Dusun Lowokwaru RT 03 RW 08 Desa Tawangrejeni,  Kecamatan Turen yang juga sopir Bison.
 “Tersangka kami jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, yang ancaman hukumannya dua tahun penjara,” ujar Kapolsek Dampit AKP Indro Susetyo kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, penganiayaan yang dilakukan tersangka  terjadi pada 21 September lalu, sekitar jam 06.20 WIB.
Ceritanya, saat itu tersangka menggunakan mobil Bisonnya, membidik calon penumpang yang berada di Desa Pamotan Kecamatan Dampit. Tiba-tiba mobil bison yang dikendarai korban menyalip mobil bison tersangka dari arah yang sama. Korbanpun, mempersilahkan penumpangnya itu naik mobil bisonnya.
“Tidak terima dengan perlakuan korban itu, membuat tersangka naik pitam. Yakni menghampiri mobil korban dan langsung melakukan pemukulan,” kata perwira pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Meski hanya menggunakan tangan kosong, tersangka memumukul pelipis korban hingga berdarah. Tersangka juga sempat memukul kepala bagian belakang korban. “Saat itu, sempat terjadi keributan. Namun, bisa dilerai oleh masyarakat sekitar,” terangnya.
Karena mengalami pendarahan, korban dibawa puskemas terdekat untuk dilakukan perawatan terhadap lukanya. Tidak terima dengan perlakuan tersangka itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dampit.
“Atas laporan itu, kami menangkap tersangka di rumahnya. Saat ditangkap, tersangka tidak bisa mengelak atas tuduhan itu,” pungkasnya. (big/aim)