Lumpuhkan Pencuri Spesialis Bobol Rumah

HARUS DIPAPAH : Kedua tersangka pencuri spesialis rumah  yaitu Iswanto serta adik iparnya Dedi Daryanto.

MALANG – Dua pencuri spesialis bobol rumah yang selama ini beraksi di Kota Malang, awal pekan lalu berhasil diringkus Satreskrim Polres Malang Kota. Keduanya adalah kakak-adik warga Dusun Banjar Patoman, Desa Amadanom, Dampit. Yaitu Iswanto alias Beno, 44 tahun, serta adik iparnya Dedi Daryanto, 41 tahun.
Mereka ditangkap bersamaan di Jalan Raya Amadanom Dampit. Bahkan polisi terpaksa menembak kaki kiri tersangka Iswanto karena melawan dan berusaha kabur saat dibekuk. Untuk barang bukti yang diamankan adalah HP Samsung Galaxy Mega, Samsung Note serta sepeda motor Honda Vario N 3778 IG milik tersangka yang dijadikan sarana beraksi.
“Kedua tersangka ini sudah lama kami buru. Selama dua bulan, mereka sudah sembilan kali melakukan aksi pencurian di Kota Malang. Khusus untuk tersangka IS (Iswanto) alias Beno, sudah empat kali ini keluar masuk penjara dengan kasus yang sama,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni.
Aksi pencurian terakhir terjadi 16 September lalu di Jalan Candi Panggung Permai 21 Kota Malang. Sasarannya adalah rumah milik Sudarso, 35 tahun. Ceritanya sebelum beraksi mencuri, sehari sebelum kejadian tersangka Iswanto, berkeliling mencari sasaran rumah yang akan digarong.
Setelah menemukan sasaran, mereka berdua berangkat dari rumah dengan berboncengan sepeda motor Honda Vario. Setiba di lokasi sasaran, Dedi diminta menunggu beberapa meter di atas motor. Sedangkan Iswanto alias Beno, bertugas sebagai eksekutornya.
Modusnya tersangka naik kea tap dengan memanjat dinding. Selanjutnya membongkar genteng yang kemudian masuk ke dalam rumah mengambil beberapa barang berharga. Diantaranya HP Samsung Galaxy Mega, Samsung Note, Blackberry Dakota serta uang sebesar Rp 7 juta. Setelah berhasil mendapat barang incaran, pelaku langsung kabur.
“Untuk HP Blackberry sudah dijual kepada temannya. Sedangkan untuk uang tunai Rp 7 juta diakui sudah habis untuk bermain judi,” tutur Nunung.
Terungkapnya kasus pencurian, berawal dari laporan korban kepada polisi. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP. Berdasarkan keterangan saksi itulah, mengurucut pada nama tersangka Iswanto.(agp/nug)