Khilaf, Bapak "Kerjai" Anak Tirinya

CABUL: Pelaku saat dimintai keterangan di UPPA Satreskrim Polres Malang kemarin

Malang – Kasus pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini seorang bapak tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia 15 tahun. Slika (44) warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang harus berurusan dengan polisi karena perbuatan bejatnya tersebut kepada anak tirinya, sebut saja Mawar yang tengah duduk di bangku kelas Sembilan sebuah Sekolah Menengah Pertama.

Kejadian bermula saat pelaku yang hendak mencabuli anak tirinya pada sabtu (27/9) lalu sekitar 16.00. Diakui oleh Slika, saat itu kondisi rumah sedang sepi dan dirinya hanya berdua dengan anak tirinya. Karena dibutakan nafsu, pelaku nekat mencabuli korban di ruang tengah rumahnya saat korban menonton televisi.

 Beruntung Ibu kandung korban, Suryani berhasil memergoki aksi gila suaminya tersebut kemudian menanyakan kejadian tersebut kepada anaknya. Ternyata korban sudah mulai dicabuli sejak duduk di kelas lima Sekolah Dasar lalu. Karena takut akan dilaporkan polisi oleh istrinya, pelaku sempat kabur ke rumah keluarganya di daerah Tumpang selama seminggu namun berhasil ditangkap polisi saat hendak kembali ke rumahnya di Singosari.

Menurut pengakuan pelaku, korban sudah sering menjadi tempat pelampiasan nafsu bejatnya tersebut. “Saya sudah melakukannya berkali-kali saat suasana rumah sedang sepi,” katanya. Slika tinggal di rumahnya bersama istri, satu anak kandungnya dan dua anak tirinya. Saat ketiganya sedang tidak ada di rumah itulah pelaku mencabuli hingga menyetubuhi korban. Pelaku juga mengatakan bahwa istrinya yang bekerja sebagai buruh cuci jarang berada di rumah.

Pelaku mulai mencabuli korban saat korban masih duduk di kelas lima Sekolah Dasar lalu. Korban pertama kali dicabuli di kamar mandi saat sedang mandi. “Saya dibutakan nafsu, saya khilaf, saya menyesal,” kata pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini kepada wartawan kemarin. Tidak tanggung-tanggung, korban diancam akan dibunuh jika melapor atau tidak mau melayani keinginan ayah tirinya tersebut.

Pelaku ditangkap di rumahnya pada senin (6/10) lalu oleh anggota kepolisian dari Polsek Lawang. Saat ini pelaku ditahan di Polres Malang. “Pelaku kami kenakan pasal 81, 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU 23 Tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas Iptu Sutiyo, Kanit Reskrim Polres Malang kepada wartawan kemarin. (asf)