Pura-Pura Beli, Heri Embat HP

DAU – Pernah mendekam di balik sel jeruji besi selama 3 bulan, tidak membuat Heri Wahyudi, 46 tahun, warga Jalan Bareng Kartini Gg III, Klojen kapok berbuat kriminal. Terbukti, siang kemarin, Heri kembali mencuri ponsel Nokia Asha 501 di konter ABC,  milik Riza Nirwana, 31 tahun, warga Jalan Tirto Utomo, Desa Landungsari, Kecamatan Dau.
“Dari tangan tersangka kami juga mengamankan barang bukti satu unit ponsel Nokia Asha 501,’’ terang Kapolsek Dau AKP H M Supari.
Heri pun harus kembali mendekam dibalik jeruji besi, lantaran korban yang memergoki aksi pencurian tersebut memilih untuk menyelesaikan kasus ini ke jalur hukum.  Pencurian dilakukan Heri dengan modus pura-pura membeli ponsel. Mulanya dengan, berjalan kaki Heri datang ke konter ABC milik Riza.  Kondisi konter cukup sepi, Riza sendiri saat itu berada di dalam rumah yang terletak di belakang konter.
Kondisi yang sepi inilah membuat Heri leluasa masuk konter. Dengan sangat berhati-hati, dia membuka pintu etalase tempat ponsel dan berbagai aksesorinya dipajang. Pintu etalase yang tidak dikunci memudahkan Heri mengambil ponsel Nokia Asha 501.
Pelan-pelan, Heri pun kabur. Apes, belum sempat keluar dari konter, tiba-tiba Riza keluar. Riza curiga melihat gerak-gerik Heri, yang gugup. Kecurigaannya kian menjadi setelah melihat salah satu barang dagangannya tidak ada. Tanpa pikir panjang, Riza pun menuduh Heri maling.
Mendapati tuduhan tersebut Heri sempat mengelak. Bahkan, dengan wajah garang Heri membentak Riza, serta mengancam melaporkannya karena menuduh sembarang. Tapi sial, bukannya takut Riza justru balik menantang.  Nyali Heri ciut, dan memilih kabur. Melihat hal itu, korban pun langsung berteriak maling.
Teriakan Riza mengundang warga, yang kemudian ikut mengejar Heri yang kabur ke utara. Sekitar 100 meter melakukan pengejaran, Heri berhasil ditangkap. Warga yang jengkel, kemudian memberi hadiah Heri dengan bogem mentah. Tidak hanya sekali tapi berulang kali. Beruntung, saat aksi massa itu terjadi, anggota Polsek Dau yang mendapat  laporan cepat datang. Sehingga Heri pun langsung diamankan. Sementara kepada petugas, Heri mengaku nekat mencuri ponsel karena ingin digunakan sendiri. “Selama ini, tidak pernah memiliki ponsel, sedangkan saat di luar rumah dia butuh berkomunikasi,” ujar Heri.
Bukan itu saja, kepada petugas Heri juga mengaku jika pernah dihukum 3 bulan, karena terlibat kasus pencurian satu tabung LPG, di wilayah hukum Polsekta Klojen tahun 2008 lalu. Sedangkan untuk kasus pencurian ponsel ini, petugas mengenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(vik/aim)