Rusak CCTV, Alfamart Jalibar Disatroni Maling

Minimarket Alfamart inilah yang dijadikan sasaran  pencurian pada Sabtu dini hari

NGAJUM – Minimarket modern terus menjadi sasaran aksi kejahatan. Dalam satu pekan ini, dua Alfamart di wilayah Kabupaten Malang dibobol maling. Selasa (7/10) Alfamart Kebonagung 1 dijarah maling, Sabtu dini hari kemarin, guliran Alfamart Jalibar (jalur lintas barat) Dusun Sukoyuwono, Desa Palaan, Kecamatan Ngajum yang jadi sasarannya.
Aksi kawanan pelaku yang diperkirakan lebih satu orang itu, berhasil menggondol uang tunai Rp 12 juta, yang disimpan di dalam brankas gudang. Pelaku juga menyikat sejumlah rokok yang disimpan di dalam gudang yakni 5 slop rokok Sampoerna, 16 slop Gudang Gara Inter, 1 slop Dji Sam Soe, 1 slop Marlboro serta merusak rekaman CCTV berikut decoder. Dalam aksinya itu, pelaku menjebol dinding bangunan atau gudang Alfamart yang berlokasi di sebelah Barat minimarket.
“Diduga aksi pencurian itu berlangsung saat toko dalam kondisi tutup. Masalahnya, toko tersebut tidak buka 24 jam. Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan linggis yang diduga kuat milik pelaku dan digunakan untuk menjebol dinding,” kata Kapolsek Ngajum, AKP Gianto kepada Malang Post, kemarin.
Aksi pencurian itu, baru diketahui Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 atau saat akan buka toko. Kali pertama yang mengetahui kejadian, yakni Hamka Wahyu Pratama, 21 tahun warga Dusun Sembon Sumberejo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum. Remaja itu yang masuk ke dalam toko bersama bagian kasir yakni Anisa Pertiwi, 22 tahun warga Desa Jatiguwi RT10 RW02, Kecamatan Sumberpucung, awalnya tidak mencurigai adanya aksi pencurian.
Namun, saat Hamka membuka ruang gudang, dilihatnya dinding bangunan sudah berlubang. Kontan saja, dia langsung memanggil Anisa. Begitu temannya itu datang, dua karyawan itu pun dibuat terkejut saat melihat brangkas tempat penyimpanan uang juga rusak. Sementara uang di dalam brankas juga ikut amblas.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata beberapa barang di gudang juga ikut amblas. Bahkan, rekaman CCTV dan perangkat lain, turut dibawa pelaku. Sadar menjadi sasaran aksi pencurian, keduanya pun kemudian melaporkan kejadian kepada Kepala Toko Alfamart yakni Yeni Dwi Anggraini, 37 tahun warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur. Selanjutnya, kejadian itu pun dilaporkan ke Mapolsek Ngajum.
Anisa Pertiwi saat dikonfirmasi, menjelaskan kalau rangkaian kejadian dan kerugian sudah dilaporkan kepada polisi. Mengenai dinding toko yang dipakai masuk oleh kawanan pelaku, sudah diperbaiki.
“Maaf, bisa tanya ke polisi saja. Yang pasti, dindingnya sudah diperbaiki,” katanya singkat. (sit/aim)