Mahasiswi Jadi Korban Jambret

MALANG - Hukum adat bagi pelaku jambret saat tertangkap tangan massa, ternyata belum menyiutkan nyali kawanan penjahat jalanan lainnya. Faktanya di Kota Malang, masih ada pelaku jambret yang berkeliaran. Jumat petang lalu, Firda Riski Anggraeni, 21 tahun ini yang menjadi korbannya.
Tas berisi HP Samsung Galaxy, HP Cross serta uang tunai milik mahasiswi salah satu PTS di Malang, asal Madiun ini raib dibawa kabur pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 2,5 juta. Kasus jambret sendiri, oleh korban langsung dilaporkan ke Polres Malang Kota.
Informasinya, petang itu sekitar pukul 18.30, korban baru saja pulang dari rumah temannya. Dia mau pulang ke tempat kosnya di wilayah Lowokwaru. Korban mengendarai sepeda motor matic sendirian. Sementara tas miliknya yang dijambret di taruh di depannya bawah setir.
Ketika melintas di Jalan Panglima Sudirman Malang, tiba-tiba dari arah belakang korban dipepet dua pelaku yang berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion. Setelah dekat, pelaku yang dibonceng langsung merampas tas dan kemudian kabur.
Firda yang sadar telah menjadi korban penjambretan, berusaha mengejar dan berteriak minta tolong. Namun kedua pelaku sudah terlanjur kabur jauh.
Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Kini laporan itu sedang dalam tahap penyelidikan petugas Reskrim.
"Laporan sudah kami terima dan saat ini masih diselidiki. Kami minta agar kejadian ini tidak terulang lagi, masyarakat khususnya perempuan yang membawa barang berharga seperti tas atau dompet untuk lebih berhati-hati lagi," tutur Nunung Anggraeni.(agp/ary)