Gelapkan Empat Mobil, Siswanto Ditangkap

BUKTI : Tersangka Siswanto bersama barang bukti saat kasusnya digelar Humas Polres Malang Kota.

MALANG - Karena terlilit hutang, Siswanto, warga Jalan Dewi Sartika Atas, Kelurahan Teman, Kota Batu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang Kota. Pria 30 tahun ini, ditahan karena dilaporkan pemilik Rentcar Expres 2 Jalan Sigura-gura Barat Malang. Ia dituduh telah menggelapkan empat unit mobil
Yang dituduhkan, menggelapkan mobil New Avanza warna hitam N 1875 BO, mobil Grand Livina warna biru N 377 BO, mobil Avanza warna merah N 970 RH serta mobil Avanza hitam N 753 VG. Empat unit mobil tersebut, disewa oleh tersangka dari korban kemudian digadaikan kepada orang lain.
"Tersangka SWT (Siswanto, red) ditangkap di rumahnya setelah korban ada laporan dari korban. Sementara barang bukti mobil disita dari seseorang yang menerima gadai," ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Aksi penggelapan mobil yang dilakukan tersangka berawal dari tersangka mendatangi Rentcar Expres 2 milik korban. Tersangka berpura-pura menawarkan kerjasama dengan korban untuk menyewakan mobil. Jika ada orang menyewa mobil tersangka akan menyewakan mobil pada korban, dengan mengambil keuntungan kelebihan uang sewa.
"Misalnya jika sewa mobil perhari Rp 225 ribu, tersangka menyewakan Rp 250 ribu," ujar Nunung. Setelah ada kesepakatan, tersangka mulai menyewa mobil pada korban. Dari empat mobil, disewa berturut-turut selama empat hari mulai tanggal 10 sampai 13 September.
Namun sampai sepuluh hari ternyata mobil tidak dikembalikan. Saat diminta tersangka selalu berbelit. Apalagi korban mengetahui kalau mobilnya digadaikan. Karena merasa tertipu, akhirnya korban melaporkan ke polisi hingga tersangka diamankan.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku empat mobil tersebut digadaikan sebesar Rp 110 juta lebih. Uangnya diakui untuk menutupi hutang-hutangnya. Tersangka terbelit hutang karena tertipu investasi (tanam modal) bodong di Medan. "Selain empat mobil itu, tersangka juga pernah menggelapkan empat mobil Herry warga Jalan Maninjau Atas Sawojajar Malang, yang kini kasusnya masih diselidiki," papar Nunung.(agp/ary)