Alfamart : Modus Pembobolan Minimaket Sama

MALANG – Banyaknya kejahatan di minimarket modern, khususnya Alfamart membuat gerah Corporate Communication Regional Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, M Faruq Asrori. Dia berharap kasus kejahatan yang menjadikan Alfamart sebagai target untuk dapat diungkap tuntas dan di tindak tegas.
Dalam satu pekan kemarin, terjadi dua kali perampokan di Alfamart yang ada di Kabupaten Malang, yakni Alfamart Kebonagung 1, Desa Kebonagung-Pakisaji dan Alfamart Jalibar Desa Palaan-Ngajum.Kerugiannya mencapai puluhan juta rupiah.
“Intinya, saya berharap kasus minimarket bisa segera diungkap. Jika di beberapa wilayah lain seperti Jateng dan Jabar bisa melakukan penangkapan, mengapa di Polres Malang, justru masih belum. Malahan, beberapa wilayah itu juga sampai harus harus bertindak tegas dengan melumpuhkan pelakunya dengan timah panas,” kata Faruq kepada Malang Post, kemarin.
Ditambahkannya, dari beberapa aksi yang beberapa kali terjadi, modus yang digunakan nyaris sama antara satu kejadian dengan kejadian lain. Baik itu yang dilakukan pelaku dengan cara menodongkan senjata dengan memakai helm, atau pun dengan modus menjebol dinding Alfamart seperti yang terjadi di Ngajum.
“Peristiwa di Alfamart Ngajum (Jalibar), itu kan hampir sama dengan yang pernah terjadi di Jalan Sulfat-Kota Malang. Pelaku memakai  kasur, untuk meredam bunyi dinding saat dijebol. Lalu, pelaku menguras isi gudang,” ujarnya.
Masih menurut Faruq, kalau serangkaian aksi yang sasarannya minimarket di Polres Malang, tidak bisa terungkap, dikhawatirkan pelaku akan kian merajalela. Kalau itu terjadi, sudah pasti akan menyulitkan polisi.
Permintaan agar minimarket dilengkapi dengan CCTV, semua sudah dilakukan. Hanya saja, dari rekaman itu juga belum banyak membantu untuk menangkap pelakunya. Meski pun, tidak jarang beberapa diantaranya juga dirusak pelaku tindak kejahatan.
“Hampir semua minimarket Alfamart sudah dilengkapi dengan CCTV. Sayangnya, kerja keras dari petugas masih belum mendapatkan hasil bagus. Karenanya, saya berharap bisa kian maksimal. Sehingga, tidak ada lagi tindak kejahatan di Polres Malang,” tambahnya. (sit/aim)