Dilaporkan Istri, Fajar ditahan

DILAPORKAN : Tersangka Devi Fajar Arya Yudha, saat diinterogasi Kasubag Humas Polres Malang Kota.

MALANG - Devi Fajar Arya Yudha, warga Jalan Permadi, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, sejak awal pekan lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang Kota. Pria berusia 30 tahun ini, ditahan setelah dilaporkan oleh istri sirinya, Devi Indah Puspita, 30 tahun. Ia dituduh telah mencuri uang milik istrinya sebesar Rp 20 juta.
"Tersangka ditangkap di rumah kontrakan di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gg III Malang. Ia mengakui aksi pencurian uang yang dilakukan," ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Diperoleh keterangan, hubungan antara Devi Fajar Arya Yudha dengan Devi Indah Puspita adalah pasangan suami istri. Keduanya menikah secara siri, dan tinggal di rumah kontrakan  Jalan Jaksa Agung Suprapto Gg III Malang. Korban Devi, memiliki usaha jual beli perlengkapan WiFi di Plaza Dieng, sedangkan tersangka pengangguran, dan pernah ditahan di LP Lowokwaru kasus curanmor.
Aksi pencurian yang dilakukan Fajar ini, terjadi 4 Oktober lalu. Malam itu, istrinya sedang pergi sendirian karena ada keperluan di luar. Tak lama setelah korban pergi, tersangka mengambil kunci lemari yang ada di dalam tas. "Tersangka mengambil kunci, karena mengetahui istrinya menyimpan uang di lemari tempatnya bekerja," tutur Nunung.
Setelah kunci didapat, tersangka lalu datang ke tempat kerja istrinya di Plaza Dieng, yang kebetulan sedang tutup. Selanjutnya dengan kunci yang dicuri, Fajar membuka lemari dan mengambil uang tersebut. Untuk menghindari kecurigaan, Fajar yang kedua lengannya penuh tato ini segera kembali ke kontrakan untuk mengembalikan kunci di tempatnya semula.
Uang hasil curian tersebut, kemudian dibelikan tiga buah handphone, dua HP merek Samsung serta satu HP merek Nokia, senilai Rp 2,5 juta. "Selain untuk beli HP, uangnya juga digunakan tersangka karaoke bersama dengan teman-temannya sebesar Rp 4 juta. Sementara sisanya dikatakan hilang, saat ia mabuk dan tertidur di pos angkot AJG di wilayah Jalan Janti," jelas Nunung.
Terungkapnya aksi pencurian ini, berawal dari laporan korban ke polisi. Selanjutnya berdasarkan laporan itu polisi kemudian melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi-saksi yang diperiksa, ada yang mengetahui malam kejadian tersangka datang ke tempat kerja korban. Berangkat dari itulah, polisi lalu menangkap Fajar.(agp/nug)