Sopir Bus Harapan Jaya Menyerahkan Diri

SURABAYA - Sopir bus Harapan Jaya, Teguh Hariyanto yang mengakibatkan kecelakaan di Waru arah Medaeng, Sidoarjo pada Senin (13/10) lalu, akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Kediri pada Jumat (17/10) kemarin, setelah buron selama empat hari.
Menurut AKBP Budi Herdi Susianto Kapolresta Kediri, berdasarkan data dari Polres Sidoarjo, Teguh sopir bus Harapan Jaya punya keluarga di Kediri, atas dasar itu Polres Sidoarjo berkoordinasi dengan Polresta Kediri.
"Kami waktu itu langsung mendatangi keluarganya, kita ajak berkoordinasi untuk pertanggung jawaban kecelakaan. Teguh saat itu, ada di luar kediri dan kita minta kepada keluarganya agar menyampaikan pada Teguh supaya datang ke Kediri," ujar Budi.
Sementara itu, karena Teguh sangat ketakutan, Polresta Kediri memberikan jaminan keselamatan. Teguh takut dikeroyok setelah dinyatakan sebagai tersangka.
"Setelah kita jamin, akhirnya Teguh mau datang langsung ke rumahnya di Kediri sekitar dini hari, dan kita jemput pukul 06.00 WIB ke rumahnya langsung," katanya.
Waktu Teguh datang ke Polresta Kediri, kondisinya sehat hanya luka ringan di kepala dan sedikit di tangan.
Selama pelariannya empat hari pascakecelakaan Bus Harapan Jaya yang menewaskan 7 orang, sopir bernama Teguh Hariyanto (36) warga Kediri Kota mengaku tidur di Pasar Wonokromo, Surabaya.
Teguh tiba di Mapolres Sidoarjo sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelumnya Teguh diamankan Polres Kediri Kota usai turun dari bus. Saat itu istri dan keluarga Teguh sudah berkoordinasi dengan polisi untuk menunggu kedatangannya.
"Setelah kejadian kecelakaan itu saya langsung lari. Sebenarnya sempat bingung, akhirnya saya ke Surabaya tidur di Pasar Wonokromo," kata Teguh saat diperiksa penyidik Polres Sidoarjo.
Saat itu, kata Teguh, bus yang dibawa melaju dengan kecepatan tinggi dengan gigi prosneleng 5. Saat menggunakan lajur kanan, bus menabrak pembatas dan terguling.
Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki mengatakan, usai kejadian, Teguh menghubungi pihak PO Bus Harapan Jaya dan melarikan diri. "Lalu kita berkoordinasi mencari sopir bus baik dengan PO, keluarga dan polisi di Kediri serta menyebarkan foto ke media," jelas Marjuki.
Sebelumnya Teguh dijemput Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Budi Setiyono beserta anggota di Mapolres Kediri Kota. Teguh juga dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan pengobatan tangan kanan karena luka. Sementara itu Teguh sempat berdoa di Mapolres Sidoarjo bagi 7 korban tewas. (ss/dtc/aim)