Terlilit Utang Nekat Curi Innova

BARANG BUKTI : Sumaryono menunjukkan tersangka Daniel dan barang bukti Innova saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya.
 
SURABAYA – Memarkir kendaraan di dalam rumah ternyata bukan jaminan bisa aman. Sebaliknya, jika tidak ekstra hati-hati, justru memudahkan pencuri mencuri kendaraan yang sudah digambarnya (diawasi) lebih dahulu.
Hal di atas terungkap dari penangkapan Daniel Kurniawan (30 tahun) warga Kampung Lamaru Balikpapan, yang sehari-hari tinggal di Oma Indah Menganti, Bringkang, Gresik. Daniel ditangkap crime hunter Polsek Tegalsari karena nekat mencuri Kijang Innova L 1677 OS milik Ny. SP, warga Jl. Darmokali Surabaya.
‘’Karena korban segera melapor, pelaku berhasil kita tangkap kurang dari 24 jam tanpa ada perlawanan. Barang bukti Kijang Innova buatan tahun 2006 berhasil kita amankan,’’ kata AKBP Sumaryono, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya di Mapolrestabes Surabaya, kemarin siang.
Daniel, lanjut Sumaryono, nekat mencuri mobil dengan alasan dililit utang sebesar Rp 50 juta. Hutang itu muncul ketika Daniel dan seorang temannya terlanjur menerima pesanan meja giok oleh warga Malaysia.
Sebagai bukti keseriusan, pemesan lantas mengirim uang muka Rp 50 juta ke teman Daniel yang sekarang masih buron. Setelah menerima uang muka, teman Daniel bukan mengajaknya mencari meja giok malah melarikan uang muka tadi.
‘’Pemesan berani memberikan uang muka karena kenal tersangka. Karena meja giok tidak kunjung didapat, tersangka pun mengejar-ngejar tersangka. Hampir setiap hari, debt collector minta uangnya dikembalikan,’’ tutur Sumaryono.
Meski tidak ikut menikmati uang Rp 50 juta, karena rasa takut dan stress Daniel sempat mencicil Rp 1,8 juta dari uangnya sendiri. Tetapi, tidak bertahan lama karena debt collector terus mengejar dan minta semua uang dikembalikan.
Merasa tidak mungkin memenuhi sisa utangnya, Daniel pun mencari sasaran untuk mencuri mobil. Keinginannya tidak sia-sia setelah mencari sasaran di berbagai lokasi, didapatkanlah rumah Ny SP (45 tahun) di Jl. Darmokali.
Pada hari Kamis, 15 Oktober 2014, sekitar pukul 16.00 WIB, Daniel masuk melalui pintu depan dengan cara merusak kunci pintu dengan obeng. Berhasil masuk di rumah kosong tadi, Daniel mengambil beberapa barang milik korban termasuk kunci Innova warna hitam, yang diparkir di teras halaman.
‘’Sebelumnya, tersangka sudah mengetahui korban membawa mobilnya. Ketika rumahnya kosong dan ada kesempatan lantas tersangka masuk menggunakan obeng. Mobil di depan dibawanya kabur juga,’’ papar Sumaryono.
Sayang, tersangka tidak cerdas karena tidak tahu kalau rumah Ny. SP sudah dipasang CCTV. Dari rekaman CCTV itulah dengan mudah Crime Hunter Polsek Tegalsari dengan mudah menangkap Daniel dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
‘’Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,’’ pungkas Sumaryono dengan menyebutkan, sebenarnya Daniel sudah pernah tersangkut masalah penggelapan dan dipenjara di Polrest KP3 Tanjung Perak Surabaya, 7 tahun lalu. (has/aim)