Ringkus Satpam Pengguna Shabu

DIRINGKUS: Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni  menunjukkan barang bukti dan tersangka, RDF.

MALANG – Satu lagi, pengguna narkoba jenis shabu-shabu  diamankan Polres Malang Kota. Kali ini, tersangka adalah security di salah satu tempat karaoke berinisial RDF. Pria berusia 37 tahun ini kedapatan membawa sekantung shabu yang dia sembunyikan di helmnya.
Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni menyatakan, tersangka ditangkap saat akan bertemu dengan temannya, LKM. "Dia tertangkap saat berada di depan Alfamart, Jl Panglima Sudirman, Malang, Kamis (16/10/14), sekitar pukul 19.20 WIB," ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Kronologisnya, LKM memesan sabu kepada RDF seberat 1 gram untuk dipakai. RDF menuruti keinginan LKM. Dia diberikan uang sebesar Rp 1.500.000 oleh LKM. Kemudian, RDF menghubungi kenalannya, D, dengan ponsel dan mendapatkan kesepakatan harga, Rp 1.400.000.
Setelah RDF mentransfer uang ke D, mereka membuat janji untuk bertemu di sekitar Jalan  Panglima Sudirman, Malang, Kamis (16/10/14) siang. Tak ada tegur sapa dalam pertemuan tersebut. Saat keduanya bertemu, D langsung melempar sabu pesanan RDF yang ditaruh di bungkus rokok.
RDF langsung memberikan barang yang telah didapat kepada LKM, sekaligus dia kebagian jatah sabu sebanyak 0,36 gram dan sisa uang kembalian Rp 100.000. "Uang dan sabu itu tersangka gunakan sendiri," ungkap Nunung.
Sore harinya, LKM kembali memesan sabu ke RDF. Mereka berdua sepakat untuk bertemu di Alfamart, Jl Panglima Sudirman Malang. Saat itulah, polisi membekuk RDF. Sayangnya, setelah RDF ditangkap, LKM dan D tidak bisa dihubungi dan sekarang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pengakuan tersangka ke Polisi, aksi tersebut merupakan aksi kedua setelah RDF, LKM dan D bertransaksi bulan September 2014 lalu. Alasan RDF melakukan ini, karena dia membutuhkan tambahan penghasilan. "Tersangka juga mengaku memakai narkoba untuk coba-coba," tegas Nunung.
Wanita berdarah Tulungagung ini menyatakan, polisi menahan barang bukti sekantung sabu seberat 0,36 gram milik RDF, serta satu unit helm merk INK. "Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara," pungkasnya. (erz/nug)