Kasus Pencabulan,Satpam Diringkus

Tersangka Toyib Abdullah 

MALANG - Seorang satpam Perum Griya Shanta Malang, Toyib Abdullah, 23 tahun, sejak Rabu lalu harus tinggal di Hotel Prodeo Polres Malang Kota. Warga asal Jawa Tengah ini, ditahan karena dilaporkan menyetubuhi anak di bawah umur. Korban sebut saja namanya Intan, 16 tahun, warga Kecamatan Lowokwaru.
Korban yang diketahui masih pelajar salah satu SMP di Kota Malang ini, disetubuhi sebanyak tiga kali. Semuanya dilakukan di dalam rumah kontrakan tersangka di Perum Griya Shanta Malang. Korban mau diajak melakukan hubungan intim, karena dijanjikan akan dinikahi oleh tersangka.
"Tersangka kami tangkap di rumah kontrakannya, setelah ada laporan dari keluarga korban. Saat kami amankan, tersangka mengakui semua perbuatannya. Ia kami jerat pasal 81 Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur. Ancaman hukumannya 15 tahun kurungan penjara," ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Diperoleh keterangan, tersangka dengan korban Intan ini sebelumnya sama sekali tidak hubungan apa-apa. Keduanya saling kenal melalui media sosial whatsapp. Kemudian mereka janjian untuk bertemu di sekitar Pasar Blimbing, pada 15 Oktober dengan alasan supaya saling kenal.
Kemudian pada 19 Oktober sekitar pukul 13.30 tersangka kembali mengajak korban bertemu. Kali ini pertemuan di depan pintu masuk Permata Jingga Malang. Setelah bertemu, tersangka lalu mengajak korban ke rumah kontrakannya. Saat itulah tersangka mengajak korban berhubungan intim.
Keesokan harinya, tersangka kembali mengajak korban janjian bertemu di sekitar Pasar Blimbing. Setelah itu korban kembali diajak ke rumah kontrakannya untuk melakukan hubungan intim untuk kali keduanya. Karena korban bercerita kabur dari rumah usai bertengkar dengan orangtuanya, tersangka meminta korban untuk menginap di rumahnya.
Hubungan ketiga terjadi pada Rabu (22/10) dini hari ketika korban sedang tidur. Saat itu korban dibangunkan oleh tersangka yang baru pulang bekerja sebagai satpam, diajak melakukan hubungan intim untuk ketiga kalinya. Setelah dua hari menginap, pagi harinya korban baru diantarkan pulang ke rumahnya.Saat pulang inilah, korban ditanya oleh orangtuanya. Ia mengaku menginap di rumah tersangka dan telah melakukan hubungan intim. Karena tidak terima dengan apa yang dialami anaknya, orangtua korban kemudian melaporkan ke petugas Polres Malang Kota hingga tersangka ditangkap.(agp/nug)