Buron Dua Tahun, Pilih Serahkan Diri

AKP Kamsidi

TUREN-Setelah hampir dua tahun menjadi buron Polsek Turen, Bambang, 35 tahun warga Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, akhirnya menyerahkan diri kepada petugas penyidik Polsek Turen, Kamis (23/10) kemarin.
Satu dari tiga pelaku dugaan perampasan kalung milik Pianah, 40 tahun warga Desa Pagedangan-Turen, kabur dari rumahnya setelah dua rekannya masing-masing Andik Wijayanto, 38 tahun warga Kelurahan/Kecamatan Dampit dan Andik Ansori, 37 tahun warga Desa Pagedangan-Turen, berhasil ditangkap kali pertama oleh petugas.
Aksi pelaku tersebut, berlangsung pada 26 Desember 2012 lalu atau sekitar pukul 19.00 di Jalan Kampung Desa Pagedangan. Dalam aksinya, tiga kawanan pelaku mengincar kalung milik Pianah, yang malam itu usai menjalankan salat Isya.
“Dengan tertangkapnya Bambang, maka genap tiga tersangka dalam kejadian itu yang berhasil ditangkap anggota Polsek Turen,” kata Kapolsek Turen, AKP Kamsidi.
Ditambahkannya, dalam aksi perampasan tersebut, ketiga pelaku berboncengan motor dengan menggunakan kendaraan Yamaha. Bambang yang diduga sebagai otak perampasan, mengajak dua rekannya untuk mengambil kalung yang biasa digunakan oleh korban. Caranya, dengan menunggu Pianah selesai melaksanakan salat Isya.
Saat korban sendirian dan melintasi jalan kampung, Bambang diduga menggunakan kayu untuk memukul punggung korban. Ketika korban jatuh, pelaku kemudian memegang leher korban untuk mengambil kalung yang dikenakan. Beruntung, waktu itu korban tidak memakai kalung sehingga perhiasannya aman. Sebaliknya, aksi pelaku yang ketahuan warga, langsung dilakukan pengejaran namun berhasil kabur. Saat itu, massa berhasil mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku.
“Dari pengembangan motor itulah, dua pelaku berhasil ditangkap lebih dahulu,” tambah mantan Kapolsek Dampit itu.
Disinggung mengenai penyerahan diri Bambang, Kamsidi menjelaskan, pelaku sempat mengatakan frustasi hidup diperantauan dan dikejar-kejar oleh polisi. Karena ingin berkumpul dengan keluarga dan hidup tenang, makanya pelaku menyerahkan diri. Apalagi, dua temannya juga sudah ditangkap.
“Tersangka selama ini ada di Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pelaku kerja sebagai kuli bangunan namun tidak pernah pulang ke rumah,” ujarnya. (sit/aim)