Terbakar Cemburu, Suami Bantai Istri

SURABAYA - Warga Banyuurip Wetan 1 B Sawahan Surabaya digemparkan dengan kasus dugaan pembunuhan. Siti Solikah Dian Novitasari (26) ditemukan tewas bersimbah darah di dekat rumah kontrakannya di kawasan Banyu Urip Wetan.
Korban ibu dua anak itu tewas di tangan suaminya sekitar pukul 04.30 wib, Sabtu (25/10).
"Kami sudah mengantongi identitas pelakunya. Mudah-mudahan dapat segera ditangkap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian dugaan pembunuhan tersebut, hubungan korban dengan suaminya sudah renggang. Keduanya juga terlibat cekcok.
Saat itu, korban berjalan sekitar 100 meter dari tempat kosnya di Banyuurip Wetan 1 C hendak meninggalkan suaminya dengan membawa tas, namun dicegah suaminya.
Keduanya pun cekcok dan tiba-tiba suaminya yang pekerjaannya sebagai pencari burung itu kalap dan memukulkan pot bunga ke kepala korban.
"Habis mukul langsung kabur," kata Ridwan warga sekitar.
Kasus tersebut langsung ditangani Unit Reskrim Polsek Sawahan dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Korban dibawa ke kamar jenazah rumah sakit umum dr Soetomo. Polisi juga membawa saksi-saksi untuk dimintai keterangan.
Motif pembunuhan di Banyu Urip Wetan 1 B, Sawahan, Surabaya diduga pelaku cemburu, karena korban (istrinya) sering diantar pria lain. Namun, polisi belum bisa memastikannya, karena pelaku Adi Susanto yang tak lain suami korban, melarikan diri.
"Sementara ini motifnya diduga asmara. Pelaku diduga cemburu karena korban belakangan sering diantar seorang laki-laki. Tapi kami belum memastikannya, karena kita masih memburu pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono.
Untuk penyelidikan kasus pembunuhan ibu dua anak itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya memintai keterangan 6 saksi diantaranya saudara suami korban, ketua RT, hingga pemilik kos. (dtc/aim)