Polisi Dikerjai Rampok Alfamart

DIRAMPOK LAGI: Minimarket Alfamart Randuagung 2 di Jalan Raya Singosari, dini hari kemarin jadi sasaran perampokan lagi. Yang pertama, April lalu.

SINGOSARI - Aksi perampokan dengan sasaran minimarket Alfamart terus berlanjut. Sabtu dini hari kemarin giliran Alfamart Randuagung 2 di Jalan Raya Singosari, yang menjadi sasaran pelaku berjumlah dua orang dengan mengenakan helm tertutup dan bersenjata celurit. Akibat kejadian itu, uang senilai sekitar Rp 34 juta amblas dibawa kabur kawanan pelaku.
Termasuk peristiwa terakhir, total sudah ada lima perampokan Alfamart dalam Oktober ini. Perampokan sebelumnya belum terungkap, sudah terjadi perampokan lanjutan di tempat yang berbeda.  
“Terkait kejadian ini anggota masih melakukan penyidikan,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Dicky Hermansyah.
Menurut informasi yang diterima Malang Post, peristiwa bermula ketika minimarket yang buka 24 jam itu, dijaga oleh dua karyawannya yakni Ridwan dan Andre (bagian kasir). Tepat sekitar pukul 04.00, seorang pelaku dengan mengenakan helm tertutup dan berjaket kulit, langsung masuk ke dalam minimarket yang dalam kondisi sepi dari pembeli lain.
Setelah masuk, pelaku tersebut langsung menuju ke meja kasir dan mengeluarkan celurit untuk menodong Andre yang saat itu berada di meja kasir. Korban yang tidak menyangka perbuatan pelaku, kontan tidak bisa melakukan perlawanan. Apalagi, temannya saat itu tengah berada di gudang untuk membersihkan barang-barang minimarket.
Di bawah paksaan dan todongan celurit, Andre mengantarkan pelaku ke dalam gudang minimarket yang juga dipakai sebagai penyimpanan brankas. Ridwan yang berada di dalam, akhirnya ikut ditodong dan diminta tidak melakukan perlawanan. Jika melawan, mereka akan dibacok. Mendapat ancaman tersebut, korban langsung membuka brankas dan pelaku dengan cepat menguras isinya. Begitu selesai, rampok meninggalkan korban di dalam gudang dan kabur bersama seorang temannya yang sudah menunggu di halaman parkir minimarket.
“Uang yang diambil hanya di bagian brankas. Uang itu adalah hasil penjualan selama dua hari. Pelaku masuk dengan menodongkan celurit dan setelah selesai mengambil uang, langsung kabur bersama temannya,” kata seorang karyawan Alfamart.
Mirisnya, aksi perampokan yang terjadi di Alfamart Randuagung 2 ini bukan kali pertama. Pada 28 April lalu, lima rampok juga beraksi di minimarket tersebut. Saat itu, uang senilai Rp 10 juta di brankas dan rokok berhasil dibawa kabur pelaku. Sementara kawanan tersangka, sampai sekarang belum tertangkap. Pak Silup, bagaimana ini?.(sit/han)