Hindari Tabrakan, Pengemudi Sepeda Motor Tewas

Mobil Xenia sampai masuk saluran irigasi di Desa Ngebruk, Sumberpucung.

SUMBERPUCUNG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung. Mobil Daihatsu Xenia W 1306 PK terjun ke sungai setelah menghindari tabrakan dengan Toyota Avanza N 1729 RJ melaju dari arah berlawanan. Tapi nasib sial dialami Gimun, 34 tahun warga Jalan Madyopuro Gang V, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang yang mengendarai sepeda motor boncengan dengan  Agus Setiawan. Dia tewas setelah berusaha menghindari kecelakaan itu.
Sementara rekan korban, Agus Setiawan, 30 tahun warga Jl Ki Ageng Gribik Gang II RT03/RW03, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, harus menjalani perawatan. Akibat tabrakan itu, juga membuat mobil Xenia masuk ke dalam parit di tepi Jalan Raya Desa Ngebruk.
“Terkait kejadian itu, anggota masih melakukan pemeriksaan. Baik terhadap sopir Xenia yakni Syaiful, 27 tahun warga Jalan Madyopuro RT 05/RW 02, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan sopir mobil Avanza yakni Salim Iklim, 39 tahun warga Desa Gelang RT05/RW02, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Termasuk, saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian,” kata Kanit Laka Polres Malang, Ipda Yoyok Supandi.
Dijelaskan Kanit, peristiwa bermula ketika Avanza yang membawa seorang penumpang, melaju dari arah Blitar. Setelah melewati SPBU Desa Ngebruk, diduga mobil itu ingin memutar arah. Dia memutuskan untuk berbalik arah atau ke arah Blitar.
Saat posisi kendaraan sudah di badan jalan dan melaju, muncul mobil Xenia berpenumpang lima orang dari arah berlawanan atau dari Blitar. Begitu sampai di TKP, tiba-tiba kedua mobil langsung terlibat tabrakan. Korban yang berboncengan motor di belakang mobil Xenia, kontan tidak bisa mengendalikan laju motor. Sehingga, ikut terlibat tabrakan dengan dua mobil yang sudah bertabrakan lebih dahulu.
“Dalam pemeriksaan sementara, kedua sopir sama-sama mengaku sudah dijalurnya masing-masing. Makanya, untuk sementara masih dilakukan pemeriksaan guna memastikan pelaku dari tabrakan itu,” terang Kanit Laka. (sit/aim)