Lagi,Kuasa Hukum Surati Walikota

Sengketa Rumah di Jalan Rinjani 14
MALANG – MS. Alhaidary, SH, M.Hum, kuasa hukum Erni Susilowati Nurhansah, ahli waris rumah Jalan Rinjani 14 Malang, kembali mengirim surat kepada Walikota Malang. Surat dengan nomor 0701.2.27/MSA/X/2014 tertanggal Senin (27/10) lalu, adalah surat kedua yang dikirimkan dengan permohonan meminta kepada walikota untuk memerintahkan Satpol PP Kota Malang, menghentikan pembangunan rumah Jalan Rinjani 14 Malang.
Permohonan penghentian pembangunan, karena status rumah serta lahan masih dalam sengketa. Kasusnya saat ini masih dalam tahap penyidikan petugas Reskrim Polres Malang Kota. “Surat kedua kami kirim, karena surat pertama kami tidak ada tindakan apapun untuk menghentikan pembangunan,” ujar MS. Alhaidary, SH, M.Hum.
Ditambahkan,  surat pertama  telah  dikirim kepada Walikota Malang, pada 28 April 2014 lalu. Kemudian pada 19 Mei 2014, Alhaidary juga berkirim surat kepada Satpol PP Kota Malang untuk menghentikan pembangunan rumah. Dalam surat dijelaskan, kalau rumah serta lahan di Jalan Rinjani 14 Malang, dalam objek perkara pidana atas laporan ahli waris (alm) Ivan Nurhansah atau Han Kian Gwan.
“Tetapi karena tidak ada tindak lanjut dari surat pertama itulah, akhirnya kami berkirim surat kedua dengan tembusan Kepala BP2T Malang, Kepala Satpol PP Kota Malang, Kepala Dinas PU Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang serta Kapolres Malang Kota,” tuturnya.
Dengan mengirimkan surat kali keduanya ini, lanjut Alhaidary berharap Walikota Malang, bisa menseriusi serta tegas dalam memerintahkan Satpol PP untuk menghentikan pembangunan. Karena sejak dikuasai Tjang Siang Bing alias Guntur Prayitno, pemilik rumah makan Kantri, Singosari, kemudian dijual kepada Luciana Tanoyo, bangunan rumah telah beralih fungsi akan dijadikan home stay. (agp/nug)