Rumah Guru di Sawojajar Digarong

Rumah korban Dwi Esti Kusuma Ningrum  yang menjadi sasaran aksi pencurian.

MALANG – Rumah seorang guru, di Jalan Danau Limboto F4F9 Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, menjadi sasaran aksi pencurian, hari Minggu 26 Oktober lalu. Pelaku beraksi ketika rumah dalam kondisi kosong, saat ditinggal korban dan keluarganya pergi. Akibat kejadian itu, korban Dwi Esti Kusuma Ningrum, 37 tahun, mengaku menderita kerugian hingga puluhan juta.
Kasus pencurian tersebut, oleh korban malam harinya langsung dilaporkan ke petugas Polsekta Kedungkandang. Polisi yang mendapat laporan lantas mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Hingga sore kemarin, kasusnya masih dalam tahap proses penyelidikan.
“Laporan korban sudah kami terima, saat ini anggota sedang berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan segera mendapat titik terang, sehingga pelaku bisa cepat kami amankan,” ungkap Kapolsekta Kedungkandang, Kompol I Putu Mataram.
Informasi yang diperoleh, aksi pencurian tersebut terjadi Minggu 26 Oktober lalu. Sebelum diketahui rumahnya dibobol kawanan pencuri, korban beserta keluarganya pergi ke rumah saudaranya di Surabaya. Mereka pergi sejak Minggu dini hari sekitar pukul 03.30. Sebelum ditinggal pergi, korban sudah memastikan rumah dalam kondisi tertutup. Baik pintu rumah ataupun pagar sudah dikunci.  
Ketika rumah dalam kondisi kosong inilah, pelaku yang diduga sudah mengincar ini lantas beraksi. Modusnya, pelaku merusak gembok pagar rumah terlebih dahulu. Baru setelah itu merusak pintu depan. Begitu terbuka, pelaku lantas masuk dan mengambil beberapa barang berharga.
Diantaranya uang koin emas seberat 65 gram, perhiasan emas seberat 150 gram, uang asing 350 real, satu buah tablet serta satu buah jam tangan. Semua barang berharga itu diambil di dalam kamar pribadi korban. Setelah semua barang yang diincar didapat, pelaku kemudian kabur lewat jalan semula. (agp/nug)