SMPN 1 Pakisaji Dikuras Maling

PAKISAJI - Setelah sempat mereda, aksi pencurian dengan target sekolah kembali terjadi. Rabu dini hari kemarin, SMPN 1 Pakisaji yang berlokasi di Jalan Raya Kedalpayak, Pakisaji dibobol maling. Sedikitnya lima unit monitor, CPU dan LCD proyektor sekolah berhasil dibawa kabur.
 Tafsir kerugian yang dialami sekolah, diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Sejumlah barang itu digondol pelaku dari tujuh ruangan sekolah. Bahkan, salah satunya dengan cara melubangi dinding ruang keterampilan SMPN 1 Pakisaji.
Aksi pencurian itu baru diketahui pihak sekolah, saat penjaga sekolah yakni Nanang, melakukan kontrol ruangan. Saat itulah, didapati bunyi yang mencurigakan di salah satu kelas.
Karena penasaran dengan bunyi tersebut, saksi pun selanjutnya menuju ke salah satu ruang kelas. Saat dilakukan pengecekan, ternyata ruangan sudah dirusak dan beberapa barang elektronik dibawa kabur pelaku.
“Penjaganya baru tahu pencurian itu sekitar pukul 03.30. Dari kejadian itu, selanjutnya dilaporkan kepada guru dan petugas kepolisian,” kata seorang guru IPA SMPN 1 Pakisaji, Hariadi.
Ada dugaan, pelaku masuk melalui belakang pagar sekolah. Masalahnya, penjaga sekolah berjaga di pintu depan. Sementara pagar bagian belakang sekolah masih berupa tanaman tebu. Sehingga, sangat memungkinkan untuk bisa masuk ke halaman sekolah meski pun dengan memakai tangga.
“Kalau dari depan, sangat tidak mungkin,” terangnya seraya menjelaskan kalau LCD yang dibawa kabur pelaku sebagian adalah hasil bantuan wali murid dan milik sekolah dari bantuan pemerintah.
Kapolsek Pakisaji, AKP Amung Sri Wulandari, mengatakan masih melakukan pengembangkan terkait pencurian itu. Termasuk, mendatangkan petugas identifikasi untuk mencari sidik jari pelaku.
“Ada dugaan memang lebih satu orang. Selain dinding yang dipakai untuk masuk pelaku, juga ada pintu atau jendela yang dibuka paksa,” ujarnya. (sit/aim)